Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 30 ° C

Massa Buruh Sweeping Pabrik di Batujajar dan Padalarang

Cecep Wijaya Sari
SEJUMLAH buruh bergerak dari Batujajar menuju Kantor Pemkab Bandung Barat di Ngamprah, Selasa (8/11/2016). Mereka akan berunjuk rasa menolak PP 78/2015 tentang Pengupahan.*
SEJUMLAH buruh bergerak dari Batujajar menuju Kantor Pemkab Bandung Barat di Ngamprah, Selasa (8/11/2016). Mereka akan berunjuk rasa menolak PP 78/2015 tentang Pengupahan.*
NGAMPRAH, (PR).- Massa buruh di Kabupaten Bandung Barat melakukan penyisiran (sweeping) ke perusahaan-perusahaan di Batujajar dan Padalarang untuk berunjukrasa ke Kantor Pemkab Bandung Barat di Ngamprah, Selasa (8/11/2016). Unjuk rasa dilakukan untuk menolak Peraturan Pemerintah No 78/2015 tentang Pengupahan.

Massa buruh meminta agar semua karyawan di perusahaan-perusahaan tersebut diliburkan untuk turut serta dalam aksi unjuk rasa. Hal itu praktis membuat kemacetan di Jalan Raya Batujajar dan Padalarang.

"Semua karyawan pabrik harus ikut aksi, tidak ada perwakilan. Relakan tidak dapat upah satu hari karena kita berjuang untuk upah satu tahun," ujar pengunjuk rasa melalui pengeras suara di Batujajar.

Saat massa bergerak menuju Kantor Pemkab Bandung Barat, sejumlah buruh dari berbagai perusahaan keluar untuk ikut bersama rombongan buruh lainnya. Sebagian besar di antara mereka menggunakan sepeda motor serta mengibarkan bendera serikat buruh.

Pengunjuk rasa juga menolak keputusan pemerintah provinsi yang hanya membatasi kenaikan upah 8,25 persen. "Kalau 8,25%, upah hanya naik sekitar Rp 100.000. Ini jauh sekali dari harapan kita," ujarnya.***
Bagikan: