Pikiran Rakyat
USD Jual 14.099,00 Beli 14.197,00 | Sedikit awan, 19.8 ° C

Heryawan: Tak Sesuai Ajaran Agama, Laoporkan Saja!

Novianti Nurulliah
BANDUNG,(PR).- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta masyarakat agar tidak resah dan bisa menbetengi diri terkait dengan munculnya orang yang menjanjikan hanya dengan dana Rp 2 juta bisa masuk surga. Seperti diketahui, kasus tersebut mencuat di Kampung Waru, Desa Medalsari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang.

"Ya pasti resah, kalau ada hal aneh ya jangan diterima ya lapor (pada yang berwajib)," ujar Heryawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat 5 Agustus 2016.

Menurut dia, hal itu pasti meresahkan masyarakat. Namun, sebenarnya masyarakat bisa menolak ajaran tersebut jika memang melanggar ajaran agama."Jangan resah, kalau di luar ajaran agama ya itu salah," kata dia.

Heryawan enggan menyebut ajaran tersebut sesat. Menurut dia, penilaian sesat tidak sesat itu merupakan kewenangan MUI. "Coba, ada tidak ajaran seperti itu, kalau tidak ada ya gampang itu, berarti itu tidak benar," tutur dia.

Sebelumnya, hanya dengan modal Rp 2 juta, pengikut Padepokan Syekh Sangga Bintang Pratama di Kampung Waru, Desa Medalsari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang dijanjikan masuk surga. Warga yang mencium ketidakberesan ini kemudian melaporkannya ke Majelis Ulama Indonesia dan polisi. Namun, sebelum warga melapor, mereka membakar padepokan yang dipimpin Abdul Mujim tersebut.

Menurut pengakuan salah seoerang warga setempat, Asep (26), Mujim sebelumnya sempat diusir warga karena mengaku sebagai nabi tahun lalu. Beberapa bulan kemudian, Mujim kembali dengan membawa pengikutnya.

Asep mengatakan, Mujim telah menyesatkan dengan menyatakan bahwa melakukan salat di rumahnya sama dengan melakukan salat di Masjid Nabawi. Bukan hanya itu, Mujim juga menyatakan air zamzam telah pindah ke sumur pribadinya.***
Bagikan: