Pikiran Rakyat
USD Jual 14.089,00 Beli 14.187,00 | Cerah berawan, 30.1 ° C

Islam Nusantara Bukan Hal Baru

Sarnapi
SEKDA Kabupaten Bandung, Sofian Nataprawira, memukul beduk untuk membuka konfercab NU Kabupaten Bandung di Pontren Wasilatul Huda Cicalengka, Sabtu 30 Juli 2016.*
SEKDA Kabupaten Bandung, Sofian Nataprawira, memukul beduk untuk membuka konfercab NU Kabupaten Bandung di Pontren Wasilatul Huda Cicalengka, Sabtu 30 Juli 2016.*
SOREANG,(PR).- Islam Nusantara yang dikenalkan dan dipromosikan Nahdlatul Ulama (NU) bukanlah aliran atau paham baru. Islam Nusantara adalah Islam yang mengutamakan kepada Islam jalan tengah yang damai dan menjauhkan diri dari radikalisme.

"Umat Islam harus hati-hati dengan banyaknya pengaruh dari faham yang tidak benar apalagi di era teknologi informasi dan komunikasi," kata Ketua Pengurus Wilayah NU Jabar, Eman Suryaman, saat membuka konferensi cabang NU Kabupaten Bandung di Pesantren Wasilatul Huda Cicalengka, Sabtu 30 Juli 2016.

Eman menyatakan, Islam Nusantara kerap disalahpahami karena dianggap Islam yang bercampur dengan adat istiadat dan budaya. "Padahal Islam Nusantara merujuk kepada Islam yang damai, sejuk, dan tak mengedepankan kekerasan dalam mencapai sesuatu," ucapnya.

Mengenai orientasi dakwah yang harus menjadi prioritas NU, Eman menyatakan, NU mulai menggarap dakwah bidang ekonomi karena 50 persen ekonomi Indonesia dikuasai 1 persen penduduk yang kaya raya. "Sedangkan nasib kaum Muslimin yang jumlahnya mayoritas di Indonesia masih terpuruk kondisi ekonominya. Untuk itu, NU harus memberdayakan ekonomi umatnya karena kaum nahdliyin berada di perdesaan," ucapnya.

Sedangkan Sekda Kab. Bandung, Sofian Nataprawira mengatakan, pemerintah mengharapkan ormas-ormas Islam seperti NU untuk lebih meningkatkan kontribusinya kepada masyarakat. "Apalagi ormas-ormas Islam memiliki garapan di bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi yang semuanya indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM)," ucapnya.

Sofian menambahkan, Pemkab Bandung setiap tahun mengalokasikan bantuan operasional kepada ormas-ormas Islam. "Alhamdulillah alokasi APBD Kab. Bandung untuk ormas-ormas Islam cukup besar meskipun diakui belum mencukupi kebutuhan ormas," katanya.***
Bagikan: