Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Umumnya cerah, 29.1 ° C

Pilih Teman yang Tepat saat Mendaki Gunung

Gita Pratiwi A

BANDUNG, (PR).- Pendaki gunung Martin Rimbawan berbagi kiat agar kecelakaan saat mendaki ketinggian dapat diantisipasi. Salah satu yang paling penting setelah kesiapan fisik dan logistik, ialah pemilihan rekan kelompok pendakian.

Kenapa? Ia mengambil contoh, banyak pemuda saat ini berkenalan di media sosial, dan berdasarkan hobi yang sama yakni menjelajahi gunung kemudian membentuk grup pendakian. Mereka pun mengagendakan pendakian bersama tanpa persiapan utuh. Padahal, saling mengenal satu sama lain sebelum mendaki tak kalah penting dalam membangun komunikasi di gunung kelak.

“Banyak pendaki mengalami chaos itu umumnya, kenalan di Instagram, buat grup lalu berangkat. Pendakian dilakukan saat hari libur, misalnya, tanpa mempertimbangkan kesiapan-kesiapan itu. Penggunaan peralatan yang dibawa, manajemen perjalanan dan logistik, malah tidak dipenuhi. Kalau tinggal jalan, kambing pun bisa,” ucap Martin yang juga Kepala Sekolah Pendaki Gunung Wanadri itu, Senin, 18 April 2016.

Padahal, sangat penting untuk mengetahui, bahwa di antara para pendaki ada yang menguasai pengetahuan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Secara psikis, komunikasi antarpendaki gunung yang lebih dekat akan memudahkan pendakian.

Martin pun mengingatkan, hal kecil seperti penyimpanan barang di tas tak kalah penting untuk diperhatikan.

“Ancamannya, di ketinggian, bukan hanya tersesat. Tapi mati itu karena hiportemia. Penyimpanan peralatan di tas pun bisa jadi penyebab. Karena saat cuaca ekstrem, penyimpanan asal-asalan, semua baju dan perlengkapan jadi basah,” ujar dia.

Ia mengenang pengalamannya saat di Gunung McKinley, Denali, Alaska. Saat itu, suhu mencapai minus 50 derajat Celcius. Frozen bite pun mengancam, tapi hal itu dapat dilewati dengan persiapan matang sebelum mendaki.***

Bagikan: