Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Sebagian cerah, 29.9 ° C

Nekad, Terdakwa Selundupkan Narkoba Saat Hendak Sidang

Yedi Supriadi

BANDUNG, (PRLM).-Seorang terdakwa yang akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung kedapatan menyelundupkan narkoba, Kamis 10 Maret 2016. Alhasil , terdakwa yang dijadwalkan menjalani sidang dakwaan untuk kasus narkoba ini kembali harus berurusan dengan aparat kepolisian.

Petugas Pengawal Tahanan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung yang menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ini menemukan narkoba jenis sabu-sabu dari tangan terdakwa. Setelah dicek dan ditimbang, berat barang haram yang diselundupkan dalam bungkus rokok dan dibungkus kembali plastik bening itu mencapai 1,12 gram. Barang itu dibagi menjadi dua bungkusan kecil.

Sabu-sabu seberat 1,12 gram diselundupkan dalam bungkus rokok.

Di dalam bungkus rokok, juga terselip lima batang rokok. Namun setelah dicek oleh anggota Sat Narkoba Polrestabes Bandung, tidak ada kandungan bahan lain di dalam rokok tersebut.

Dari informasi yang diperoleh, terungkapnya penyelundupan itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, para tahanan yang akan menjalani sidang baru saja tiba di PN Bandung. Pengungkapan sendiri dilakukan Petugas Pengawal Tahanan, Yan Prastomo Aji.

Terdakwa Giar Jaya Santika yang kedapatan menyimpan bungkus rokok berisi sabu-sabu, mengaku mendapatkannya dari seseorang yang tak dikenalnya, begitu tiba di PN Bandung. "Katanya dia didatangi laki-laki pakai baju hitam berusia antara 27 sampai 30 tahunan. Laki-laki itu menyerahkan bungkusan rokok dan diterima terdakwa Giar," kata petugas yang meminta namanya tak disebutkan.

Namun Giar menampik jika barang itu adalah untuknya. "Katanya buat terdakwa lain. Tapi itu alibi dia. Barangnya juga 'kan dia yang pegang," tambah petugas itu.

Giar sendiri saat ini sudah menjalani pemeriksaan oleh petugas Sat Narkoba Polrestabes Bandung. Belum ada keterangan resmi terkait proses hukum selanjutnya bagi Giar. Namun hari ini, dia memang harus menjalani sidang dakwaan untuk kasus narkoba yang sebelumnya sudah menjeratnya. (Yedi Supriadi/A-157)***

Bagikan: