Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Sebagian cerah, 28.5 ° C

Wagub Jabar Minta PNS Lebih Semangat Bekerja

Yedi Supriadi
BANDUNG, (PRLM).- Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Kantor Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemprov Jawa Barat.

Wagub meminta agar PNS lebih semangat pada tahun 2016 ini karena pada tahun ini Jabar menghadapi agenda besar yang harus dipersiapkan dari sekarang.

Menurut Demiz,‎ PNS yang ada di lingkungan Pemprov Jabar untuk tetap menjaga semangat ditahun anyar ini. Apalagi 2016 Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sudah berjalan. Belum lagi di tahun yang sama Jabar akan menghadapi hajat akbar yakni sebagai penyelanggara PON ke-19.

"Kita harapkan memang semangatnya terus dipertahankan. Dinamika tinggi baik secara regional maupun global dengan diberlakukannya MEA. Inikan dibutuhkan ESDM yang penuh semangat dan kompetitif," ujarnya kepada wartawan disela-sela sidak, Senin (4/1/2016).

Pada sidak tersebut,‎‎ ada tiga OPD yang Wagub datangi, yaitu kantor Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD), Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu (BPMPT), serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di Kota Bandung, pada Senin pagi (4/1).

"Tingkat kehadiran tinggi. Ada 99,98 persen. Yang 0,02 persen tidak masuk persen. Jadi baguslah," tutur Demiz sapaan akrab Wagub.

Ketidakhadiran PNS usai libur tersebut juga bukan karena bolos dan tanpa alasan. Mereka tidak masuk kerja karena sakit dengan lampiran dan cuti tahunan. "Jadi ada yang sakit dan cuti," katanya. ‎

Dari 13.728 PNS di Jawa Barat, tercatat ada 13.695 orang pegawai yang hadir. Sementara sisanya, 6 orang pegawai tidak masuk kerja karena izin, 10 orang sakit, 6 orang cuti, serta 11 orang pegawai tugas dinas.

Dalam sidaknya Wagub tampak didampingi Kepala OPD terkait. Dia juga menyalami kepada PNS dan memberikan semangat disela kerjanya.

Dia mengaku senang dengan tingkat kehadiran PNS tinggi tersebut dan menjadi bukti semangat yang tinggi mengawali tahun 2016.

Menurutnya, semangat ini mesti dipertahankan karena tahun ini dihadapkan dinamika dan tantangan yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya. "Tantangan lebih tinggi karena mulai diberlakukan MEA, dan juga ada PON," katanya.

Kondisi ini, lanjut Demiz, menuntut kualitas Sumber Daya Manusia yang lebih tinggi. Para aparatur negara mesti punya semangat dan kompetensi. Jika hal ini tidak dilakukan, maka Pemprog akan kesulitan mengingat banyak orang yang akan datang ke Jabar.

Mereka juga akan membawa berbagai persoalan. "Kualitas ASN kita harus meningkat, jumlahnya juga harus meningkat," ucapnya.

Pada tahun ini, Pemprov akan mendapat tambahan sekitar 900 orang abdi negara baru. Ini akan menutupi posisi yang ditinggalkan oleh 600 orang PNS yang memasuki masa pensiun.

Ditambahkan Demiz, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar akan menjadi badan yang strategis meningkatkan kualitas PNS melalui program diklat. Jabar sendiri punya balai diklat yang menjadi salah satu terbaik di Indonesia dengan akreditasi 'A'.

Aparatur negara Pemprov Jabar juga akan berkesempatan mendapatkan beasiswa untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan. "Beasiswa kepada ASN ini juga bisa untuk menaikan golongan mereka," katanya.

Tahun ini, tercatat jumlah PNS di Jawa Barat yang akan pensiun mencapai 600 orang pegawai lebih, sementara jumlah PNS yang akan diangkat hingga 800 orang pegawai dan yang akan direkrut berjumlah 110 orang pegawai.

Pada kesempatan ini, Wagub pun mengatakan untuk meningkatkan kemampuan para pegawai agar dilakukan pendidikan dan pelatihan (diklat) serta pemberian beasiswa. (Yedi supriadi/A-89)
Bagikan: