Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Umumnya cerah, 31.7 ° C

SI Semakin Lemah Akibat Perpecahan

Sarnapi
SOREANG,(PRLM).- Dirjen Bimas Islam Kemenag, Mahasin menyatakan, Syarikat Islam (SI) yang memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar semakin lemah keberadaannya akibat perpecahan. Apalagi perpecahan SI sudah terjadi sejak tahun 1972 setelah adanya Majelis Tahkim (kongres nasional) ke-33.

"Kami prihatin dengan kondisi SI yang semakin tak terdengar kiprahnya akibat perpecahan internal. Sudah terlalu lama SI pecah," kata Mahasin saat membuka Majelis Tahkim SI ke-40 di Pesantren Almuawanah Majalaya, Senin (28/12/2015).

Kondisi saat ini SI terpecah menjadi SI dan Syarikat Islam Indonesia (SII), namun SI sendiri ada dua kubu yakni kubu Amarullah Ahmad dan Hamdan Zoelva yang merupakan hasil dari kongres belum lama ini di Hotel Grand Aquila. Sedangkan kongres nasional di Pesantren Almuawanah diadakan kelompok Amarullah.

Lebih jauh Mahasin menyatakan, kaum SI sudah terlalu capek untuk selalu pecah sehingga harus segera ada penyatuan kubu-kubu yang ada. "Pak Menag sudah menyatakan komitmen untuk tidak hadir dalam salah satu kubu. Saya hadir di majelis tahkim ini karena dianggap sebagai majelis tahkim penyatuan," ujarnya.(Sarnapi/A-147)***
Bagikan: