Pikiran Rakyat
USD Jual 14.099,00 Beli 14.197,00 | Sedikit awan, 19.8 ° C

Camat Andir Ingatkan Pemilik Kos untuk Miliki Asuransi

Shofira Hanan
CAMAT Andir, Nofidi Ekaputera mendatangi lokasi kebakaran di Jalan Halteu VI, Rabu (2/9/2015). Dalam kunjungannya, Nofidi memastikan penanganan yang dilakukan petugas kebersihan Kelurahan Dungus Cariang.*
CAMAT Andir, Nofidi Ekaputera mendatangi lokasi kebakaran di Jalan Halteu VI, Rabu (2/9/2015). Dalam kunjungannya, Nofidi memastikan penanganan yang dilakukan petugas kebersihan Kelurahan Dungus Cariang.*
BANDUNG, (PRLM).- Camat Kecamatan Andir, Nofidi Ekaputera mendatangi rumah kos di Jalan Halteu VI yang mengalami kebakaran, Rabu (2/9/2015).

Kedatangan Nofidi bertujuan untuk melihat kondisi rumah dan memastikan penanganan yang dilakukan 20 petugas kebersihan "Gober". Nofidi berkunjung pada pukul 9.30 bersama dengan Lurah Kelurahan Dungus Cariang, Suharyanto. Dalam kunjungannya, Nofidi mengaku prihatin, terlebih kebakaran terjadi dini hari di pemukiman padat penduduk.

Hal itu kemudian membuat Nofidi berpikir untuk mewajibkan penghuni rumah memiliki asuransi atas keselamatan diri dan tempat tinggalnya. "Musibah seperti ini bisa terjadi kapan saja. Apalagi di pemukiman Kecamatan Andir yang memang sudah begitu padat," ujar Nofidi.

Meski baru rencana awal, ia mengaku serius menggarap program tersebut. Mengingat manfaat asuransi yang nanti bisa didapat warga. Namun, rencana yang diusulkan bersama dengan lurah tersebut dianggap terkendala kemauan warga.
"Kesadaran warga untuk menyisihkan uang asuransi masih rendah. Mereka menganggap berat mengeluarkan uang, katakan saja Rp 50 ribu per tahun. Tapi untuk rokok, mereka masih bersedia, bahkan lebih dari Rp 50 ribu sehari," tuturnya.

Lurah Dungus Cariang, Suharyanto, setuju dengan usulan asuransi rumah tersebut. Terlebih, guna mengantisipasi musibah, pihak kecamatan maupun kelurahan memang tidak memiliki dana dadakan yang dapat digunakan.
"Maka dari itu, warga sebaiknya mempertimbangkan lagi kebutuhan asuransi hunian. Biar warga juga tidak kebingungan masalah biaya jika terkena musibah," katanya. (Shofira Hanan/A-147)***
Bagikan: