Sabtu, 14 Desember 2019
Advertorial

Disdik Jabar Beri Penghargaan Guru Berprestasi

- 5 November 2019, 17:17 WIB
DOK. DISDIK JABAR

BANDUNG, (PR).- Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memberikan penghargaan kepada dua guru berprestasi yang berhasil berinovasi dan memberikan perubahan bagi dunia pendidikan. 

Apresiasi tersebut diberikan kepada Adistyana Pitaloka, guru SLB Negeri Subang dan Dini Handayani, guru SLBN Cinta Asih Kab. Bandung. Adistyana meraih juara I Anugerah Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan Tingkat Nasional yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta pada 28 Oktober 2019. Dini Handayani yang menyabet juara I Kompetisi Inovasi Jawa Barat Tahun 2019 Tingkat Provinsi melalui inovasi.

Adistyana berhasil menciptakan Kamus Kode Menari Anak Disabilitas. Sedangkan Dini melalui inovasi “Indonesian Deaf and Blind Communication System”, mewakili Disdik Jabar di Youth Center pada 28 Oktober 2019.

Sekdisdik Jabar, Firman Adam mengaku bangga atas prestasi yang diraih kedua guru berprestasi tersebut. Ia mengatakan penghargaan tersebut semakin membangkitkan semangat serta memotivasi guru lain agar terus berinovasi demi kemajuan pendidikan. 

Menurutnya, penghargaan ini bukanlah sesuatu yang harus diraih. "Ini hanya buah dari kerja keras yang telah dilakukan para guru," ucap Firman pada Senin, 4 November 2019.

Firman berharap, Aparatur Sipil Negara (ASN) Disdik Jabar bisa menjadi juara seperti kedua guru berprestasi tersebut. Sehingga, mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat luas. 

Sementara itu, Adistyana Pitaloka, guru berprestasi mengaku sangat bersyukur dan bangga. Ia juga memotivasi tenaga pendidik/guru lain agar terus berprestasi dan memberikan inovasi terbaru.

"Alhamdulillah, saya bangga sekali dan sangat bersyukur atas pencapaian ini. Saya senang bisa mengharumkan pendidikan luar biasa dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Jawa Barat," ucapnya.

Ia juga berharap dapat menginspirasi dan memberi dampak pada proses pendidikan yang ada di Jawa Barat. "Semoga, ke depan bermunculan guru-guru SLB berpotensi dan bisa bersaing hingga tingkat nasional," katanya. (Dewiyatini/PR)***



Editor: Ari Nursanti

Tags

Komentar

Terkini

X