Senin, 16 Desember 2019
Advertorial

Ekonomi Kreatif Dorong Pembangunan Wilayah Provinsi Jawa Barat

- 5 September 2019, 15:29 WIB
RIDWAN Kamil menghadiri Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) di Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis 5 September.*/DOK HUMAS PEMPROV JABAR

TERNATE, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa kabupaten/kota kreatif berperan dalam membentuk kerangka visi pembangunan kewilayahan.

Menurut Emil, perkembangan ekonomi kreatif (ekraf) di wilayah Jabar yang tergolong progresif membuat Pemerintah Provinsi Jabar berkomitmen untuk terus mengembangkan ekraf.

Komitmen tersebut dituangkan lewat Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 15 Tahun 2017 tentang Ekonomi Kreatif dan Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 10 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Kekayaan Intelektual.

"Jawa Barat punya 27 kota/kabupaten. Satu per tiga ekonomi kreatifnya Indonesia ada di Jawa Barat. Inilah yang akan menjadi (potensi) masa depan," ucap Emil saat menghadiri Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) di Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis 05 September 2019.

Sebagai salah satu bagian dalam pembangunan wilayah, ekraf Jabar seperti diutarakan Emil menyumbang ekspor ekraf nasional pada 2016 sebesar 31,96 persen.


 

Selain itu, lanjut Emil, Jabar menjadi Top 3 penyumbang produk domestik bruto (PDB) di bidang ekraf dengan capaian 11,81 persen atau tertinggi ketiga setelah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 16,12 persen, dan Bali sebesar 12,57 persen.

Adapun, berbagai komoditas ekraf yang berkembang di Jabar antara lain game developer, seni pertunjukan, film, musik, fotografi, desain komunikasi visual, kriya keramik, kerajinan rotan, kerajinan tangan, fashion, batik, hingga bambu.

"(Dalam) Ekonomi kreatif nasional, Jawa barat termasuk penyumbang (PDB ekfraf) terbesar, ini harus terus ditingkatkan," ujar Emil di konferensi dalam rangkaian Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) ini.

Sebagai seorang arsitek, Emil pun menyebut dirinya adalah salah satu pelaku ekonomi kreatif. Berbagai bangunan ikonik telah kukuh berdiri sebagai karya visual Emil, mulai dari masjid, perkantoran, hingga taman kota.


Halaman:

Editor: Rahmad Maulana

Tags

Komentar

Terkini

X