Selasa, 28 Januari 2020
Advertorial

Pesan Gubernur Jabar: Media Konvensial Harus Punya Strategi untuk Bertahan di Era Digital

- 21 Agustus 2019, 20:35 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil saat membuka Musyawarah Daerah ke-XVI Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jabar di Hotel Harris, Kota Bandung, Rabu 21 Agustus 2019.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, digitalisasi media dapat menggerus eksistensi media konvensial. Hal itu dikatakannya saat membuka Musyawarah Daerah ke-XVI Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jabar di Hotel Harris, Kota Bandung, Rabu 21 Agustus 2019.

"Di era yang disruptif ini, bagi yang tak berstrategi akan jadi ancaman, tapi bagi yang berstrategi ini jadi peluang," kata Emil –demikian Ridwan Kamil disapa--.

Menurut Emil, saat ini, media memiliki peran besar dalam menangkal berita bohong atau hoaks. Media, kata dia, harus dapat memastikan berita yang dikonsumsi masyarakat adalah fakta. Dengan begitu, kehadiran media di tengah masyarakat menjadi krusial. 

Pada kesempatan yang sama, Emil menceritakan, berita atau informasi palsu menjadi faktor penyebab terjadinya perang dunia kedua. "Sebarkan fakta, hantam hoaks, masalah kita saat ini adalah perang informasi. Sebagai instrumen media, radio harus jadi pahlawan untuk masyarakat," kata Emil.

Emil juga meminta kepada anggota PRSSNI Jabar untuk mengedukasi masyarakat supaya dapat memilah dan memilih informasi yang baik. Apalagi, masyarakat Jabar lebih gemar mengonsumsi informasi dalam bentuk suara. 

"Kita makhluk informasi, tapi malas nulis, malas baca, hobinya ngobrol. Hal itu yang membuat kenapa radio cocok dengan Jawa Barat sebagai habitatnya," kata Emil.

"Dulu saya siaran di Radio Ardan dan pernah siaran di PRFM, dulu aktif menyampaikan sesuai segmennya," imbuhnya.

Selain itu, Emil menyarankan agar pengelola radio aktif di media sosial. Menurutnya, dengan penerapan sistem multi-platform, radio bisa memenuhi kebutuhan dan keingian masyarakat.

Ketua PRSSNI Pusat Erick Thohir menyatakan, radio masih menjadi salah satu media yang kerap diakses masyarakat. “Radio masih jadi medium yang baik. Tentu hal ini bagaimana sebagai industri kita meningkatkan konten, atau isi siaran," katanya.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X