Rabu, 26 Februari 2020
Advertorial

Ridwan Kamil Resmikan Rangganis bagi Pasien RSHS

- 20 Agustus 2019, 14:00 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Rumah Singgah Humanis (Rangganis) sebagai rumah singgah bagi pasien RSHS, di Jalan Wastukencana Kota Bandung pada Selasa 20 Agustus 2019.*/DOK HUMAS PROV JABAR

BANDUNG,(PR).- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Rumah Singgah Humanis alias Rangganis yang berlokasi di Jalan Wastukencana No. 73 Kota Bandung pada Selasa 20 Agustus 2019.

Rangganis berfungsi sebagai fasilitas penginapan gratis bagi pasien dari luar Bandung yang sedang melakukan pengobatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Fasilitas Kesehatan rujukan tipe A.


 

Kehadiran Rangganis dinilai bisa mengatasi kondisi di mana pasien menyemut di koridor karena harus melakukan pengobatan lebih dari satu hari namun pasien atau keluarganya tidak mampu untuk menyewa penginapan. 

"Tidak punya uang, pulang jauh, jadi menggelandang di koridor rumah sakit, dan lain- lain. (Lewat Rangganis) kita selesaikan (masalah) hari ini," kata Emil.

Rangganis sendiri merupakan bukti keberpihakan dan keadilan dari Pemerintah Provinsi Jabar, dibantu komunitas masyarakat Jabar Bergerak dan para donatur, terhadap warga golongan ekonomi lemah di Jabar.

Tak hanya sebagai tempat singgah, Emil juga menyebut bahwa ahli psikologi akan bertugas di Rangganis untuk memberikan dukungan psikososial bagi penghuni rumah singgah yang merasakan kecemasan, tidak berdaya, atau putus asa akibat penyakit yang dideritanya.

Selain itu, para pasien yang singgah juga akan mendapat tindakan berupa kegiatan bersama penghuni rumah singgah lainnya yang bersifat rekreasi dan santai untuk membangkitkan optimisme, semangat, dan rasa ikhlas. 


 

Saat ini, Rengganis memiliki daya tampung sekitar 30 tempat tidur. Pasien bisa tinggal selama tiga hari atau lebih dengan syarat adanya rekomendasi dari dokter rumah sakit pemerintah dalam hal ini RSHS. 

"Saya berharap dengan berdirinya rumah humanis, warga Jawa Barat dapat terbantu dan teringankan beban hidupnya di tengah masa-masa pengobatan dan terapi," ucap Emil. 

Halaman:

Editor: Rahmad Maulana

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X