Selasa, 7 April 2020
Advertorial

Jabar akan Ekspor Kopi Langsung ke Georgia

- 6 Agustus 2019, 18:54 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil saat menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar (Dubes) Georgia untuk Indonesia H.E. Irakli Asashvili di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa 6 Agustus 2019.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar (Dubes) Georgia untuk Indonesia H.E. Irakli Asashvili di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa 6 Agustus 2019. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas kerja sama perdagangan, khususnya ekspor kopi Jabar ke Georgia.

Menurut RK –demikian Ridwan Kamil disapa--, sekira 90 persen impor kopi Georgia berasal dari Indonesia, tetapi tidak dilakukan langsung. Maka itu, melalui kerja sama dengan Jabar, diharapkan impor kopi Georgia bisa dilakukan langsung atau direct trade dari Indonesia. 

"Kita baru mendengar kabar bahwa 90 persen kopi yang ada di sana yang disukai ternyata datang dari Indonesia. Jadi, kita secepatnya akan fokus mengekspor kopi khususnya robusta," ucap RK saat ditemui usai pertemuan. 

"Karena ternyata sekarang kopinya Indonesia itu muter dulu ke Eropa Barat baru dijual ke Georgia. Jadi, harganya terlalu mahal dan muter-muter.”

"Dengan beliau datang ke sini kita ubah modelnya jadi direct trade petani Jawa Barat," tambahnya.

Untuk menindaklanjuti pertemuan tersebut, kata RK, dalam waktu dekat akan ada kunjungan para pengusaha kopi dari Georgia. Kemudian, para pengusaha tersebut akan bertemu langsung dengan petani kopi di Jabar.

"Nanti ada kunjungan tambahan, pengusaha-pengsuaha kopi datang. Nanti saya pertemukan dengan koperasi petani, sehingga langsung saja terjadi ekspor-impor yang fair," katanya.

Selain kerja sama perdagangan kopi, Georgia juga tertarik dengan hal lain dari Jabar, seperti reformasi birokrasi dan visi ekonomi. Selain itu, ada keinginan dari Georgia untuk membeli pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (DI).

"Beliau (Dubes Geoegia) memilih Jawa Barat karena banyak berita positif selama sepuluh bulan ini (kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum di Jawa Barat), terkait reformasi birokrasi, visi ekonomi, dan lain-lain," ucap RK.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X