Jumat, 21 Februari 2020
Advertorial

Gubernur Jabar Soroti Potensi Wisata dan Pembenahan Transportasi Massal di Depok

- 4 Agustus 2019, 20:51 WIB
GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil melaksanakan salat Subuh Berjamaah Keliling (Subling) di Masjid Jami Ricky, Cimanggis, Depok, Minggu 4 Agustus 2019.*/DOK. HUMAS PEMPROV JABAR

DEPOK, (PR).- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, sebagai pemimpin tugasnya adalah memastikan kebahagiaan untuk 50 juta warganya yang tersebar di 27 kabupaten/kota di Jabar, termasuk Kota Depok.

"50 juta warga Jawa Barat harus kita pastikan kebahagiaannya," ucap Ridwan Kamil (RK) dalam kegiatan salat Subuh Berjamaah Keliling (Subling) di Masjid Jami Ricky, Cimanggis, Depok, Minggu 4 Agustus 2019.

Visi Jawa Barat Juara Lahir Batin pun harus dirasakan oleh warga Kota Depok.

Untuk itu, RK mendorong pembangunan baik infrastruktur maupun Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Belimbing ini.

Salah satu rencana pembangunan fisik atau infrastruktur yang akan dilakukan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat di Kota Depok di antaranya pembangunan Underpass Dewi Sartika, penataan Stasiun Citayam, penataan jalan dari Sp Tole Iskandar sampai Sp Pondok Rajeg, dan penataan Situ Rawakalong.

RK berujar bahwa rencana tersebut ditujukan sebagai solusi untuk permasalahan utama Kota Depok yaitu kemacetan. Tahun ini pun, rencana pembenahan Kota Depok tengah dalam proses menyiapkan Detail Engineering Design (DED).

Selain itu, RK juga menyarankan Pemerintah Kota Depok untuk membenahi sarana transportasi massal. Pasalnya, tambah RK, kemacetan juga disebabkan oleh padatnya volume jalan oleh kendaraan pribadi baik roda empat maupun dua.

"Tolong visikan jangan semua naik mobil, kota yang baik sebagian besar warganya semua naik umum, bukan naik kendaraan pribadi," imbau RK.

Terkait potensi wisata, RK menilai Depok punya potensi wisata untuk dikembangkan. Salah satunya dengan penataan atau revitalisasi situ-situ di Depok.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X