Jumat, 6 Desember 2019
Advertorial

Bupati Sumedang Hadiri Indonesia Jepang Business Forum di Osaka

- 29 Juni 2019, 15:51 WIB
BUPATI Sumedang Dony Ahmad Munir sedang memberikan oleh-oleh kepada CEO Kadono Educational Group. Hironori Kanodo usai pertemuan bisnis dalam rangkaian acara

OSAKA, (PR).- Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir  beserta tim dari Pemkab Sumedang menghadiri "Indonesia Jepang Business Forum" di Osaka Jepang.

Dalam kegiatan tersebut,  dilakukan tiga putaran pertemuan bisnis dengan delegasi sektor swasta dan pemerintah daerah di Jepang.  Yang pertama,  dengan Hironori Kanodo, CEO Kadono Educational Group. Kedua, dengan Shigeru Ando, International Business Coordinator, Okayama International Business Assosiation. Ketiga, dengan  Shinichi Nagano, International Affairs Division, Planning Departement Wakayama Prefectural Government. 

“Tiga putaran pertemuan bisnis ini,  kami rampungkan hari ini,” kata  Dony disela  acara "Indonesian Japan Business Forum" di Osaka Jepang, Rabu 26 Juni 2019 lalu.

Menurut dia, banyak hal yang dibicarakan terkait peluang bisnis dan investasi di Kab. Sumedang. Seperti halnya di sektor pertanian, industri manufaktur, pariwisata, teknologi informasi dan ketenagakerjaan.  Untuk industri manufaktur, misalnya, Jepang melalui perusahaan Mitsubishi dan Yanmar berbasis di Okayama,  tertarik berinvestasi. Sektor lain yang mendapat perhatian serius para pengusaha Jepang, kata dia,  bidang ketenagakerjaan. Kini, Jepang sangat membutuhkan tenaga kerja terampil di bidang kesehatan, terutama perawat. Bahkan kebutuhannya mencapai ratusan ribu perawat.

Hari kedua kunjungan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama tim, Kamis 27 Juni 2019,  melaksanakan pertemuan dengan Walikota dan jajaran Pemerintah Daerah Kawachinagano City. Dalam pertemuan itu,  dibahas berbagai peluang kerja sama antara kedua pemerintah daerah. 

"Banyak hal yang kami bahas untuk membangun kerja sama saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Dari  mulai sektor industri, pariwisata, pertanian, kesehatan, sampai dengan ketenagakerjaan," ucap Dony di kantor Pemerintah Daerah Kawachinagano City.

Ia menuturkan, salah satu sektor yang paling mendesak dikerjasamakan, yakni ketenagakerjaan. Terutama mengirimkan tenaga kerja terlatih di bidang industri dan keperawatan. Sektor tersebut dapat meningkatkan daya beli masyarakat. Terlebih daya beli masyarakat Sumedang saat ini masih rendah.

“Sektor prioritas yang perlu  dibidik untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, yaitu ketenagakerjaan. Jepang butuh tenaga kerja terampil dan kami punya potensi itu. Kami punya banyak lulusan SMK, juga lulusan Akademi Perawat,” tuturnya.


Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Tags

Komentar

Terkini

X