Senin, 16 Desember 2019
Advertorial

Sejumlah Penerbangan Domestik Pindah ke BIJB Kertajati

- 18 Juni 2019, 16:01 WIB
WAKIL Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat Kunjungan Kerja Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dalam rangka Rapat dengan Pemerintah Daerah, Jajaran Kemenhub dan Stakeholder, serta dilanjutkan Peninjauan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Selasa 18 Juni 2019.*/DOK HUMAS PEMPROV JABAR

MAJALENGKA,(PR).- Sebanyak 56 penerbangan domestik Bandara Husein Sastranegara Bandung dipindahkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, pada 1 Juli 2019. Perpindahan operasional penerbangan domestik itu sudah disepakati semua pihak, termasuk maskapai penerbangan.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan, 56 penerbangan domestik yang pindah ke BIJB Kertajati merupakan pesawat berjenis jet. Sedangkan, penerbangan pesawat berjenis propeller atau pesawat baling-baling dan penerbangan internasional tetap di Bandara Husein Sastranegara.

"Kita rencanakan paling lambat 1 Juli 2019 karena bertahap ada yang tanggal 20 Juli dan 23 juli. Jadi, ada 56 penerbangan yang pindah dari Husein ke Kertajati," katanya saat melakukan pengecekan persiapan BIJB Kertajati, Majalengka, Selasa 18 Juni 2019.

"Yang tetap di Bandung adalah semua pesawat propoller dan semua penerbangan luar negeri yang totalnya 32 penerbangan (20 propoller dan 12 penerbangan internasional). Itulah bagian yang sudah kita sepakati. Insyaallah kita bisa laksanakan dengan baik," lanjutnya.

Penerbangan domestik yang pindah ke BIJB Kertajati antara lain penerbangan dengan tujuan Banjarmasin, Batam, Bali, Medan, Pekanbaru, Pontianak, Ujung Pandang dengan maskapai Garuda, Lion, Sriwijaya, Nam, Wings, Air Asia, Citilink.


 

"Kemungkinan akan bertambah karena slotnya masih banyak. Kalau pesawat berbadan lebar lebih baik di Kertajati tidak di Bandung," ucap Budi Karya.

"Kita memang merancang ini untuk masa depan Jabar yang lebih maju karena di sini ada pelabuhan, tourism yang dilengkapi dengan bandara. Harapan kami ini menjadi suatu hal yang membanggakan bagi masyarakat Jabar, khususnya dan Indonesia umumnya," lanjutnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, rencana tersebut sangat dinantikan oleh masyarakat. Tidak hanya masyarakat Jawa Barat, tetapi juga sebagian masyarakat Jawa Tengah yang berbatasan dengan Tanah Pasundan.

"Terima kasih kepada pemerintah pusat yang sangat mendukung pemanfaatan Bandara Kertajati, di mana operasional bandara ini sangat dinantikan warga Jabar dan sebagian warga Jateng di perbatasan," ucapnya.


Halaman:

Editor: Rahmad Maulana

Tags

Komentar

Terkini

X