Jumat, 21 Februari 2020
Advertorial

Pemprov Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan Sapi Belgia

- 12 Juni 2019, 22:01 WIB
RIDWAN Kamil sedang berdiskusi dengan Duta Besar Belgia H.E. Stephane De Locker di Gedung Sate, Jalan Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Rabu 12 Juni 2019.*/DOK HUMAS PEMPROV JABAR

BANDUNG,(PR).- Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat menjajaki kerja sama dengan pemerintah Belgia untuk mengembangkan sapi di Jawa Barat. Kerja sama dilakukan untuk memenuhi kebutuhan daging sapi masyarakat tanpa harus impor.

Sapi belgia atau belgium blue sudah dikenal ke seantero dunia memiliki kualitas daging nomor wahid. Gubernur Ridwan Kamil berharap perusahaan Belgia berinvestasi untuk mengembangbiakkan sapi di Jabar dengan kualitas daging yang sama seperti yang ada di Belgia.

“Yang paling saya titipkan adalah bisnis sapi. Sapi belgia terkenal ke seluruh dunia. Belgium blue ini gede-gede dan teknologinya kita akan fokuskan itu di jangka pendek,” ujar Gubernur, usai menerima Duta Besar Belgia untuk RI di Gedung Sate, Jalan Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Rabu 12 Juni 2019.


 

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menyadari kemampuan peternak lokal baru dapat menyuplai 30 persen dari kebutuhan daging masyarakat. Maka dari itu dia mencetuskan program  One Pesantren One Product (OPOP) disinergikan dengan pengembangan sapi belgia ini.

“Oleh karena itu, kami minta didatangkan perusahaan dari Belgia berinvestasi, melatih  dan salah satunya dari Pak Uu (Wagub Jabar), karena Pak Uu pernah berkunjung ke Belgia,  adalah bagaimana program Satu Pesantren Satu Produk itu juga salah satu bisnisnya sapi,” ujar Emil yang didampingi Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum.

“Karena demand-nya tinggi sekali, ini sedang akan kami titipkan di jangka pendek,” sambungnya.

Duta Besar Belgia H.E. Stephane De Locker menyambut baik keinginan Pemdaprov Jawa Barat tersebut. Menurutnya, peternakan memang menjadi isu utama yang dibicarakan dalam pertemuannya dengan Gubernur Emil dan Wagub Uu Ruzhanul.

Bahkan, kata Stephane, Belgia sudah mengembangkan ternak di Indonesia yang berlokasi di Bogor. “Isu yang kami diskusikan juga adalah pengembangan kualitas ternak. Salah satu proyek yang sudah kami investasikan ada di Bogor,” ujar Stephane.

Stephane mengungkapkan bahwa dalam kunjungan kehormatan pertamanya bertemu Gubernur, dirinya mendapat banyak sekali penjelasan terkait keunggulan yang dimiliki Jawa Barat.

Halaman:

Editor: Rahmad Maulana

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X