Bau Tak Sedap dan Pengemis, Sisi Lain Kemegahan Paris

Paris/NEIRFY/SHUTTERSTOCK

PARIS sering kali menjadi kota yang diimpikan banyak orang untuk dikunjungi maupun untuk ditinggali. Destinasi-destinasi internasional kota ini, seperti Menara Eiffel, Museum Louvre, dan Arch de Triomphe mempunyai daya tarik kemegahannya sendiri. Dengan menjadi salah satu kota yang paling banyak dikunjungi di dunia, semua turis akan mempunyai ekspektasi yang tinggi saat kunjungannya.

Sayangnya tak semua ekspektasi pengunjung dapat terpenuhi di kota yang megah ini. Seperti contoh, stasiun kereta bawah tanah di kota ini sering kali mengeluarkan bau tak mengenakkan seperti bau pesing. Hal ini tentunya sudah dialami banyak turis dan menjadi salah satu hal yang mengejutkan. Tentunya di kota megah dan terkenal seperti Paris, para turis berharap lebih dari keadaan stasiun transportasi kereta bawah tanah tersebut.

Selain itu, di sistem kereta bawah tanah, yang ada kurang membantu mobilisasi para turis. Susah untuk ditemukan kereta yang pengumuman tempat perhentiannya dikatakan dalam berbahasa Inggris. Hal ini tentunya membingungkan bagi turis, terutama karena pengucapan nama tempat dalam bahasa Prancis dan juga Inggris sering kali jauh berbeda. Namun, bagi jalur-jalur tertentu terdapat peta di bagian atas dalam kereta. Peta yang memiliki lampu itu menunjukkan tujuan kereta. Sayangnya, walaupun sangat membantu turis, sistem ini tidak didapati di seluruh kereta di Paris.

Di Paris juga terdapat beberapa pengemis, terkadang apa yang mereka lakukan terlihat lebih ekstrem dari pengemis di Indonesia. Pengemis tak sungkan untuk menaruh alas di tengah jalan yang dipenuhi dengan kendaraan dan mengemis bersama keluarganya. Anak dari pengemis tersebut pun tidur di atas alas dengan kepala bersandar pada paha orang tuanya.

Mirisnya, kendaraan-kendaraan yang lewat tampak seperti tak peduli dan tetap melaju. Tentunya beberapa turis tidak akan menyangka tindakan pengemis yang cukup ekstrem ini ada di kota seperti di Paris.

Sisi positif

Anggapan lain yang sering kali dipunyai pengunjung adalah bahwa penduduk Paris tidak akan membantu para turis maupun berbicara dalam bahasa Inggris. Ekspektasi ini tidaklah sepenuhnya benar. Kebanyakan orang asli Prancis akan berbicara bahasa Inggris dengan pembeli mereka, walaupun mempunyai aksen yang cukup kental.

Selain itu, sebagian orang asli Prancis pun akan bersedia bahkan menawarkan untuk membantu para turis. Namun, untuk dibantu oleh mereka, para turis tentunya harus bersikap sopan dan ramah. Bahkan mereka pun tak segan untuk membantu para turis sampai tuntas dan benar-benar merasa tidak enak jika mereka tidak dapat membantu sampai selesai. Bagi para turis, keberadaan orang-orang seperti ini tentunya merupakan hal yang sangat menenangkan dan membantu pengalaman perjalanan mereka.

Beragam destinasi

Walaupun terdapat hal-hal yang sering kali tidak sesuai dengan anggapan para turis, tak dapat dipungkiri bahwa Paris memang merupakan kota megah yang pantas untuk dikunjungi. Para turis akan menemukan kemegahan gedung-gedung dan karya-karya arsitektur lainnya di kota tersebut, tidak hanya pada destinasi-destinasi tertentu. Paris akan membuat para turis menahan napas, karena ketidakpercayaan atas keindahan kota tersebut. Kemegahan Paris akan sangat terlihat di daerah sekitar Arc De Triomphe. Di sana, Para turis bisa melihat bahwa tanda kemenangan Napoleon dan penghormatan terhadap para pejuang yang gugur tersebut memang megah dan pantas untuk dijadikan tanda kemenangan.

Selama di Paris, para turis juga sebaiknya tidak hanya berfokus berkunjung ke Menara Eiffel dan destinasi terkenal lainnya. Sebaiknya, para turis juga berusaha untuk memaksimalkan pengalaman kuliner mereka di Paris. Itu karena dengan harga normal di Eropa, para turis sudah dapat mendapatkan makanan yang akan memuaskan rasa keingintahuan mereka.

Para turis juga disarankan untuk melakukan penelitian kecil sebelum pergi ke Paris. Terutama untuk memahami sistem transportasi, budaya, dan juga sistem pariwisata yang ada. Selain itu, penelitian ini pun akan membantu para turis untuk mengetahui segala bentuk penipuan terhadap turis di Paris dan bagaimana cara untuk mencegah penipuan itu terjadi kepada kita.

Paris memang merupakan kota megah yang banyak orang impikan dan banyak dikunjungi oleh turis internasional, namun bukan berarti para turis tidak harus berhati-hati dan mempersiapkan diri mereka sebelum datang ke kota ini. (Tanya Lee Nathalia)***

Baca Juga