Gunung Agung Siaga, BNPB Pastikan Wisata di Bali Tetap Aman

Ilustrasi Bali/HUTUI6.COM

DENPASAR, (PR).- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tempat-tempat wisata di Bali tetap aman meski terjadi peningkatan status menjadi siaga pada Gunung Agung. Semua tempat wisata sangat aman dan tidak terpengaruh. 

Tanah Lot, Uluwatu, Danau Beratan Bedugul, Istana Tampak Siring, semuanya aman. Begitu juga Bali Safari dan Marine Park, Garuda Wisnu Kencana, Pantai Sanur, Tanjung Benoa, Goa Gajah, Kawasan Nusa Penida, Pantai Kuta, lagi-lagi semuanya aman. Wisatawan tetap bisa menikmati segala aktivitasnya. Menikmati keindahan pantai di Bali, keramahan masyarakatnya, budayanya, semua aman.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sapto Purwo Nugroho menyatakan, benar bahwa aktivitas vulkanik Gunung Agung di Kabupaten Karangasem meningkat. Sejak ‪pukul 00.00-12.00‬ Wita pada 22 September 2017, telah terjadi 58 gempa vulkanik dangkal, 318 kali gempa vulkanik dalam, dan 44 jali gempat tektonik lokal. 

Namun dengan peningkatan ini semua tempat wisata di Bali tidak akan terpengaruh dan dipastikan aman. Begitu juga dengan aktivitas di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai. Semuanya tidak terpengaruh. Penerbangan baik domestik maupun internasional masih berjalan lancar. 

Rekomendasi PVMBG adalah masyarakat di sekitar Gunung Agung sehingga pendaki atau pengunjung juga wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam area kawah Gunung Agung. 

Mereka diminta tidak beraktivitas di seluruh area di dalam radius enam kilometer dar puncak Gunung Agung atau elevasi di atas di atas 950 meter dari permukaan laut dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara, Tenggara dan Selatan-Baratdaya sejauh 7,5 kilometer. "Di dalam radius ini tidak boleh ada wisatawan atau aktivitas masyarakat di dalamnya," kata Sutopo. 

Bali masih aman

Ia pun menyayangkan adanya pemberitaan berlebihan atau bahkan informasi yang menyesatkan atau hoax yang beredar di masyarakat sehingga menimbulkan kecemasan di masyarkat. Bahkan masyarakat Bali sendiri ada sebagian yang ikutan panik. 

"Hingga saat ini kondisi pariwisata di Bali masih aman untuk dikunjungi, kecuali di dalam radius yang dilarang oleh PVMBG untuk melakukan aktivitas di sekitar Gunung Agung. Jadi tempat wisata di Bali masih aman. Silakan masyarakat tetap berkunjung untuk menikmati indahnya alam, budaya, kuliner dan lainnya di Pulau Dewata. Pemerintah pasti akan menyampaikan peringatan dini dan informasi yang akurat ketika ada ancaman terhadap masyarakat," kata Sutopo. 

Sebelumnya Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga memastikan bahwa peningkatan aktivitas Gunung Agung tidak mengganggu pariwisata di Bali. Gubernur pun meminta berbagai pihak untuk tidak membuat berita yang belum tentu tepat kebenaranya. Sebab Bali merupakan tujuan wisata nasional dan dunia.  "Karena itu apapun yang terjadi di Bali pasti akan menjadi perhatian,” ujar Made Mangku Pastika. 

Hal senada dikatakan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Ia meminta wisatawan tidak takut untuk datang ke Bali saat ini. Semua tempat wisata di Bali dalam kondisi aman. Hanya daerah tertentu yang dekat dengan Gunung Agung yang melarang aktivitas warga atau bahkan wisatawan. "Tetap nikmati Bali. Rasakan kehanganan sinar matahari. Bayangkan deburan ombak dan keindahan sunsetnya. Rasakan keramahan masyarakat dan keindahan budaya Bali,” ujar Menpar.***

Baca Juga

Polda Bali Siap All Out Jaga Pamor Keamanan Bali

DENPASAR, (PR).- Bali merupakan salah satu ikon pariwisata Indonesia.  Apapun yang menimpa Bali, akan berdampak panjang bagi nama pariwisata Indonesia. Hal ini karena 40 persen wisman masuk ke tanah air melalui pintu Bali.

Tren Kunjungan Wisman Positif, Bali Siap Sambut Peak Seasons

PENCAPAIAN target jumlah kunjungan 15 juta wisman di tahun 2017 terus menunjukkan tren yang positif. Langkah Menpar Arief Yahya untuk mewujudkan sektor pariwisata sebagai leading sector perekonomian bangsa semakin nyata.