Monaco 2050, Konsep Kapal Pesiar dengan Dek yang Bisa Menjadi Jet

KONSEP  "Flying yacht" ini adalah gagasan dari desainer Rusia bernama Vasily Klyukin.*
DAILY MAIL/PRLM
KONSEP "Flying yacht" ini adalah gagasan dari desainer Rusia bernama Vasily Klyukin.*

MOSKOW, (PRLM).- Bagi para miliarder, kapal pesiar raksasa sudah biasa, namun bagaimana jika ingin memiliki armada jet pribadi juga?

Kini, seorang desainer telah memecahkan konsepnya, dengan built in helikopter yang juga dapat dikonversi menjadi pesawat jet.

Desainer Rusia di belakang proyek ini percaya bahwa rancangan yacht terbang akan meluncur ke langit pada tahun 2050.

Konsep ini adalah gagasan dari desainer Rusia bernama Vasily Klyukin. "Saat merancang kapal pesiar masa depan, saya memutuskan untuk menyebutnya Monaco 2050, tahun yang saya prediksi akan munculnya yacht pertama dari jenis ini," katanya.

"Dek atas adalah bagian dari kapal pesiar tersebut dan pada saat yang sama menjadi pesawat terbang yang independen," jelasnya, seperti diberitakan Daily Mail, baru-baru ini.

Jika diperlukan, dek atas ini akan naik ke atas dengan bantuan sekrup yang tertanam di sayapnya, menjadi helikopter.

"Namun, helikopter di atas kapal pesiar bukan inovasi lagi, lebih sulit untuk menyeberangi Atlantik atau untuk terbang ke Hong Kong dengan helikopter. Oleh karena itu, setelah mendapatkan ketinggian dan kecepatan yang diperlukan, bisa menghidupkan mesin jet," tambahnya. (Dede Suhaya/A-147)***

Baca Juga

Menpar Arief Yahya Belajar Double Growth dari Jepang

JAKARTA, (PR).- Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Menteri Pariwisata Arief Yahya itu dengan istilah "Paten!". Dia blak-blakan, dengan gaya Batak yang ceplas-ceplos, bahwa semula underestimate akan sektor yang bernama Pariwisata itu.

Labuan Bajo Terus Berbenah

LABUAN BAJO, (PR).- Pemerintah terus mengebut pembentukan Badan Otorita Pariwisata (BOP) Labuan Bajo. Targetnya, Peraturan Presiden (Perpres) tentang BOP Labuan bajo sudah tuntas pada April 2017 ini.