Kisah 37 Hari Ekspedisi Tebing Kulat Wanadri

Kisah 37 Hari Ekspedisi Tebing Kulat Wanadri

EKSPEDISI Karst Sangkulirang Mangkalihat (Kulat) di Kalimantan Timur yang dilakukan Wanadri pada 30 Mei sampai 5 Juli 2016 berlangsung dengan sukses. 

Ekspedisi tersebut bertujuan memperkenalkan keindahan alam Indonesia berupa hamparan Karst Kulat kepada dunia. Selain itu, tim ekspedisi juga bermaksud mengampanyekan perlindungan karst sebagai cadangan air utama bagi sungai-sungai besar di Kalimantan Timur yaitu Sungai Bengalon, Karangan, dan Muara Bulan.

Selain menjelajahi karst, Wanadri juga mengunjungi Kampung Karangan yang berada di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. 

Di sana, tim mendatangi beberapa desa di Kecamatan Karangan yaitu Karangan Dalam, Karangan Hillir, Batu Lepok, Mukti Lestari, Muara Bulan, dan Pengadan. Suku yang mendiaminya pun beragam. Ada suku asli Dayak Basap, Dayak Kenyah, dan suku pendatang dari Banjar, Jawa, Bugis, Bima, dan Madura. Mata pencaharian masyarakat sehari-hari adalah dari pertanian. Ada juga yang bekerja di perusahaan kelapa sawit dan berdagang.

Video kiriman Tim Ekspedisi Tebing Kulat Wanadri. Jepretan indah foto atau karya video Anda juga dapat tampil di pikiran-rakyat.com. 

Kirimkan karya fotografi atau video Anda yang memiliki nilai jurnalistik (objek bebas kecuali kondisi lalu lintas) ke surel sosial@pikiran-rakyat.com dengan judul (subject) surel JARAS <judul foto/video>. (Contoh: JARAS Luntur Harimau). 

Pengirim foto/video yang ditayangkan dapat menampilkan eksistensi diri maupun komunitas di laman media tertua dan terbesar di Jawa Barat dengan melampirkan tautan akun media sosial Anda.
 

Baca Juga

Potensi Energi Jalur Gunung Api Mencapai 30 Gigawatt

JAKARTA, (PR).- Wakil  Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan, Pemerintah harus mampu memanfaatkan potensi energi yang ada guna mencapai kedaulatan energi. Yaitu dengan memberdayakan kekayaan jalur gunung api yang dimiliki Indonesia.

Divonis 3 Tahun Penjara, Saipul Jamil Pikir-pikir

JAKARTA, (PR).- Pedangdut Saipul Jamil divonis tiga tahun penjara ditambah denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan karena dinilai terbukti menyuap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi sebesar Rp 250 juta untuk pengurusan kas