Poskamling dan Siskamling - Substreet Band

Poskamling dan Siskamling - Substreet Band

VIDEO klip lagu “Siskamling dan Poskamling” menampilkan visual tentang ruang pada masa lalu dan sekarang. Suatu tradisi lama yang pada saat ini hamper sudah tidak ada di beberapa desa. Padahal, ronda merupakan kegiatan begadang yang positif untuk menjaga keamanan yang biasa dilakukan di pos keamanan lingkungan.

Tujuan dibuatnya video dan lagu “Siskamling dan Poskamling”, salah satunya adalah untuk mengingat dan mengajak bersama-sama untuk menjaga lingkungan sekitar dari hal-hal yang tidak diinginkan pada malam hari.

Video ini dibuat pada tanggal 28-29 Maret 2016.

SUBSTREET adalah salah satu band bergenre rocksteady asal Majalengka yang lahir pada 2009 dengan beranggotakan Ohar (vocal), Mimit Miftahurrahmat (bass), Gallant Albraga (lead guitar), Faisal Hidayatna (drum), Rian Burton (keyboard).

Substreet memiliki beberapa lagu yang bertema sosial. Mereka bergerak mengelola penggemarnya dengan baik seperti membuat workshop pembuatan lagu, workshop cara menyablon, dan menanam pohon bersama.

Substreet kini cukup dikenal tak hanya di sekitar Cirebon tapi juga sampai Jember, Jawa Tengah.

Lagu’Siskamling’ lahir dari hasil beberapa diskusi bersama berbagai macam lapisan masyarakat tentang tradisi mejaga keamanan lingkungan di desa.***

Video kiriman dari Ahmad Thian Vultan.

Jepretan indah foto atau karya video Anda juga dapat tampil di Pikiran Rakyat. Kirimkan karya fotografi atau video Anda yang memiliki nilai jrunalistik (objek bebas kecuali kondisi lalu lintas) ke email sosial@pikiran-rakyat.com dengan judul (subject) email JARAS <judul foto/video>. (Contoh: JARAS Luntur Harimau).

Pengirim foto/video yang ditampilkan tidak mendapat imbalan materi tapi Anda dapat menampilkan eksistensi diri maupun komunitas di laman media tertua dan terbesar di Jawa Barat dengan melampirkan tautan akun media sosial Anda.***

Baca Juga

Cirebon Kaji Kebijakan Sekolah Wajib Pakai Mebel Rotan

SUMBER, (PR).- Pemerintah Kabupaten Cirebon sedang mengkaji kemungkinan menerapkan kebijakan mewajibkan penggunaan mebel rotan di sekolah negeri,  baik untuk kegiatan belajar mengajar di kelas, maupun ruang lainnya.

ASWARTA (50) duduk menunggu calon pembeli mebel rotan di tokonya di Jln. Dr. Setiabudhi, Kota Bandung, Senin (16/9/2013). Harga bahan baku rotan naik untuk grade A dari Rp 25.000 per kg menjadi Rp 30.000 per kgnya.*

Industri Rotan Tiongkok Siap Pindah ke Cirebon

SUMBER, (PR).- Pemerintah Indonesia dan Tiongkok tengah menjajaki kemungkinan pemindahan industri mebel rotan di Tiongkok ke Cirebon. Selama ini Cirebon dikenal sebagai sentra industri mebel rotan di Indonesia.