Surat Pembaca

Maksimalkan Pencegahan Dini

PERISTIWA 68 warga di Kendari, Sulawesi Tenggara yang mengonsumsi obat PCC atau paracetamol, caffeine, dan carisoprodol lalu menewaskan 2 korban, menjadi pertanda bahwa sebuah ancaman baru telah datang. Dengan demikian, seyogianya perlu ada pencegahan dan penanganan yang lebih intensif, baik dari pemerintah maupun masyarakat.

Obat PCC Hancurkan Generasi Muda

KITA selaku masyarakat serba miris dan takut hidup di zaman serba ada ini, terutama untuk keturunan kita yang tumbuh menuju dewasa. Seiring dengan perubahan zaman, muncul berbagai fenomena yang terjadi di depan mata kita. Tidak sedikit yang telah jatuh korban baik orangtua, remaja, bahkan menimpa kepada kaum pelajar.

Peredaran PCC Kelalaian Bersama

GENERASI muda adalah pondasi penerus bangsa. Mereka harus diarahkan kepada hal-hal positif sehingga mampu mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya. Hal itu menjadi cita-cita tersendiri bagi Indonesia. Akan tetapi, harapan tersebut dirusak oleh obat terlarang bernama PCC. Di bawah pengaruh PCC, generasi muda Indonesia dibuat tumpul, baik secara fisik dan psikis.

Penumpukan Angkot di Leuwigajah Membuat Macet

SAYA yang sehari-hari melewati Jalan Leuwigajah Cimahi merasa terganggu dengan banyaknya jumlah angkutan kota yang menumpuk. Penumpukan angkutan kota membuat jalan semakin macet terutama pada pagi dan siang hari. Penumpukan angkutan kota membuat ruas jalan semakin terasa begitu padat, terutama dalam jam-jam tertentu.

Transformasi Fungsi Halte Ganggu Kenyamanan Masyarakat

PERNAHKAH Anda memperhatikan halte yang berada di sekitar kita? Contohnya, halte yang berada di Jalan Asia Afrika dan Jalan Ahmad Yani? Halte-halte tersebut pada umumnya sudah tidak berfungsi dengan sebagaimana mestinya. Bisa dilihat dari banyak sampah yang berserakan di depan halte, gelandangan atau pengemis yang menjadikan halte sebagai tempat tidur, dan juga pedagang asongan yang menjadikannya sebagai tempat untuk berjualan.

Dompet Hilang Sudah Ditemukan

MEMBACA Surat Pembaca tanggal 20 September 2017 berjudul ”Kehilangan Dompet dan Kartu-kartu Irfan Armansyah”, dengan ini diberitahukan bahwa dompet beserta isinya telah ada yang menemukan dan diserahkan ke alamat saya tanpa kurang sesuatu apa pun. Kepada yang bersangkutan, saya ucapkan terima kasih. Semoga Allah menerima amal ibadah Saudara.

Kepada Harian Umum Pikiran Rakyat, saya ucapkan pula terima kasih.

 

Irfan Armansyah

Panitia Rehab Masjid Berharap Kepedulian Pembaca

MASJID Jami Wakaf Nururrahman yang berlokasi di Kampung Ligar Melati Dalam RT 5 RW 23, Kelurahan Cibeunying, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, saat ini semakin memprihatinkan dikarenakan proses rehab masjid yang tak kunjung selesai sejak tujh tahun lalu.

Bau Sampah Menganggu Aktivitas

SEBAGAI orang yang hampir setiap hari beraktivitas di sekitar Pasar Andir, saya mengalami sendiri hal sederhana tetapi menganggu aktivitas. Bau sampah seringkali tercium saat cuaca sedang hujan dan saat matahari sangat terik. Hal itu diduga berasal dari sekitar Pasar Andir. Sayuran dan buah yang jatuh dan terinjak-injak orang tidak segera dibersihkan sehingga menyebabkan bau sampah, sehingga jika ada suatu tumpukan masyarakat akan cenderung ikut membuang sampah di situ.

Antisipasi Kekeringan, Segera Aktifkan Sarana Artesis

KEMARAU yang cukup panjang ternyata melanda sebagian wi­layah Kota Cimahi. Untuk mengantisipasi supaya tidak kekurangan air terutama untuk keperluan di dalam rumah tangga, kami memohon kepada Pemerintah Kota Cimahi agar mendata wilayah yang sudah kekurangan air akibat kemarau yang terjadi saat ini.

Segera Tangani Anak-anak Jalanan

SAYA sering melewati stopan Kebonjati menuju ke arah Gardujati pada malam Minggu. Saya pun sering sekali melihat anak kecil meminta-minta di jalan. Anak-anak ini terlihat menggantikan pe­ker­jaan orangtua mereka untuk mencari pendapatan. Mereka ber­keliling dari mobil ke mobil sambil meminta-minta sedekah. Ada yang berjualan, ada juga yang sambil mengamen. Anak-anak ini pun umurnya terlihat beragam, ada yang sekitar 7 tahun ke atas, ada juga yang di bawah 5 tahun.

Dampak Perubahan Jadwal KA Cibatu-Purwakarta

SEMENJAK adanya perubahan jadwal pemberangkatan dan kedatangan kereta api lokal Cibatu-Purwakarta per 1 April 2017, sangat terasa dampak positif dan manfaatnya bagi sebagian warga Ka­bupaten Purwakarta yang bepergian ke Kota Bandung dan sekitarnya. Mereka naik kereta tersebut untuk pergi bekerja, kuliah, atau sekadar jalan-jalan hiburan.

Ancaman di Lintasan Kereta Api

KITA sudah tidak asing lagi dengan rel kereta api. Akan te­tapi, sayangnya, di pelintasan rel kereta api dari arah Pa­sar Jatayu menuju Pasar Ciroyom tidak ada pintu atau pa­lang. Pintu pelintasan kereta yang tersedia hanya dari arah Pa­sar Ciroyom menuju Pasar Jatayu.