Zonasi...oh... Zonasi

ANAK saya korban zonasi yang kesekian ratusnya. Tujuan PPDB, pemerataan hak memperoleh pendidikan bagi anak-anak usia sekolah. Di lingkungan kami, ada empat sekolah negeri. Jarak terjauh 3,2 km, terdekat 1,9 km. Anak saya tidak keterima di dua sekolah pilihan. Pemerataan hak untuk siapa?

Cita-cita anak saya masuk sekolah negeri, berharap seperti tema kerja tahun 2017. ”Pemerataan pendidikan yang berkualitas.” Apakah prasarana dan sarana sekolah semua sama? Menghilangkan kastanisasi sekolah atau menghilangkan cita-cita anak masuk sekolah negeri?

Menurut amanat Undang-Undang Dasar 1945, pendidikan menjadi tanggung jawab negara dan tidak disebutkan adanya zonasi dan kastanisasi. Walaupun adanya zonasi, tidak untuk dijadikan alasan menghilangkan hak warga negara.

Alasan untuk mengakomodasi siswa tidak mampu untuk mendapatkan sekolah, saya sangat setuju dengan pernyataan tersebut. Seandainya semua sekolah tidak memungut biaya, akan lebih bahagia, kami selaku orangtua anak. Satu-satunya alasan masuk sekolah negeri, karena tidak ada biaya.

Program afirmasi sangat setuju. Apakah anak saya tidak termasuk yang dilindungi masuk sekolah negeri?

Menjamin layanan akses bagi siswa. Aksesnya satu kali naik kendaraan umum tapi masih ter-delete karena radius. Lantas, jaminan untuk siapa?

Mendekatkan lingkungan sekolah dengan lingkungan keluarga. Jarak terdekat sekolah 1,9 km. Harus kemana anak saya cari sekolah, yang lebih dekat atau lebih jauh?

Menghilangkan diskriminasi di sekolah. Apakah ada sekolah menengah yang tanpa biaya selain sekolah negeri?

Mohon maaf apabila ada tulisan yang tidak baik. Ini hanyalah curhatan seorang ayah yang tidak bisa mewujudkan cita-cita anaknya.

 

Handi Effendy

Kompleks PLN Cigereleng

RT 1 RW 5 Regol Kota Bandung

Telf 082271173281