Program ”Reward” Mengecewakan Konsumen

SAYA telah lama menggunakan jasa travel Cititrans. Selama ini tidak alami kendala. Namun, belakangan sangat dikecewakan dengan prosedur penukaran ribuan poin yang saya peroleh. Poin-poin tersebut dimaksudkan sebagai reward program atau loyalty program dari Cititrans untuk konsumen. Sangat disayangkan reward point yang seharusanya merupakan hak konsumen ternyata ”dipermainkan” oleh manajemen Cititrans.

Saya sudah tiga kali mondar-mandir ke kantor pusat Cititrans yang perparkirannya amat tidak layak bagi konsumen. Awal kedatangan saya, diinformasikan untuk redeem point wajib bawa member card dan identitas diri, tanpa menyebutkan syarat lainnya dan tanpa sebutkan biaya. Kehadiran yang kedua, dikatakan member card saya dinyatakan sudah out of date, harus diganti dengan yang baru. Namun, saat itu stok member card versi baru kosong. Saya pun diminta datang kembali setelah tersedia stok.

Meski aneh dan ribet tetapi saya masih bisa memaklumi. Kehadiran saya yang ketiga kalinya mendapatkan realita yang jauh dari bayangan saya semula. Selama ini saya anggap manajemen Cititrans profesional, ternyata tidak mampu kelola loyalty program dengan benar dan jauh dari isi Undang-undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999.

Jika dinilai dengan materi, nilai loyalty program tersebut tidak seberapa, tapi tampaknya manajemen Cititrans abaikan usaha yang sudah saya keluarkan untuk hadir ke kantor Cititrans tersebut. Aalagi tanpa merasa bersalah sedikit pun. Petugas yang ada hanya mampu melayani konsumen secara normatif sesuai prosedur, tanpa memberikan empati sedikit pun kepada konsumen.

Harapan saya, mudah-mudahan pada kesempatan berikutnya, hal tersebut diberikan atensi serius. Jika tetap diabaikan maka tidak menutup kemungkinan akan berlanjut ke ranah berikutnya guna menguji Undang-undang Perlindungan Konsumen.

Atas dimuatnya surat ini, kepada Harian Umum Pikiran Rakyat saya ucapkan terima kasih.

 

S Teguh

Taman Holis Indah

Blok B-1 No 18 Kota Bandung