Tas Jemaah Haji Hilang di Lanud Sulaiman

SEBELUMNYA saya menghaturkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Agama Republik Indonesia yang dengan sungguh-sungguh telah memfasilitasi seluruh jemaah haji Indonesia. Pelayanan yang cukup baik telah saya rasakan selama menjalani ibadah di Tanah Suci.

Saya beserta istri tergabung dalam jemaah kloter 6 JKS yang mana kloter paling awal dari Kabupaten Bandung. Kami berangkat 29 Juli 2017 dan alhamdulillah telah mendarat dengan selamat 9 September 2017. Namun, sangat disayangkan, saya mendapat pengalaman buruk di akhir perjalanan ibadah haji ini. Istri saya kehilangan tas kabin yang menurut kami sangatlah berharga.

Berikut kronologis kejadiannya. Selepas mengambil tas kabin di Asrama Haji Bekasi, tas tersebut kemudian saya masukkan ke bagasi bus. Perjalanan pun dilanjutkan menuju Lanud Sulaiman, Kabupaten Bandung. Setibanya di kawasan Lanud Sulaiman, kami disambut dengan keramaian yang luar biasa. Satu per satu jemaah turun dari bus dan hendak mengambil barang bawaan masing-masing di bagasi bus. Di saat yang sama, kerumunan masyarakat ikut menyerbu sehingga suasana pengambilan barang jemaah menjadi ricuh.

Alhasil, tas kabin milik istri saya hilang entah ke mana. Padahal menurut rekan saya yang turun dari bus lebih awal, ia sempat melihat tas dengan tulisan identitas dan foto istri saya. Pihak KBIH pun ikut menyisir keberadaan tas tersebut sampai sore hari. Namun, hal tersebut tak membuahkan hasil.

Setelah berhari-hari sampai dengan surat ini saya tulis, tidak ada kabar mengenai keberadaan tas istri saya tersebut. Saya pun menyimpulkan bahwa tas tersebut digondol maling. Untuk itu, saya sangat menyesalkan kepada panitia dan pihak keamanan Lanud Sulaiman yang menurut saya kurang bisa mengatisipasi kondisi keamanan pada saat penyambutan kedatangan jemaah haji.

Menurut saya, alangkah lebih baik jika perhentian bus berada di lokasi steril. Dengan demikian, jemaah bisa leluasa keluar dari bus dan hanya jemaah yang bisa mengambil barang bawaannya dari bagasi bus untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sekian surat dari saya. Semoga menjadi bahan evaluasi pihak-pihak terkait, sehingga kejadian yang sama tidak terulang lagi. Terima kasih ”PR” atas dimuatnya surat ini.

 

Triana Shopiana

Kampung Citere Hilir RT 3 RW 11

Desa Sukamanah, Kecamatan Pangalengan

Kabupaten Bandung

Telf. 022-5979691/08172309289