Hak Angket, Upaya Pelemahan KPK

SEBAGAI masyarakat yang awam hukum, senantiasa berharap lembaga-lembaga negara bekerja sesuai koridor dan tidak overlapping. Dengan begitu, semua berpegang pada apa yang harus dilakukannya menjadi tanggung jawab dalam mengemban amanat rakyat. Bukan kah andil rakyat itu sangat besar untuk pencapaian para dewan yang terhormat.

Polemik pembentukan Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergulir. Upaya ini terkesan ada upaya pelemahan KPK. Mengapa demikian? Lembaga antikorupsi ini selalu mendapat tekanan karena dianggap lembaga berbahaya yang bisa membongkar borok para koruptor. Tekanan ini tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di negara lain seperti Eropa, Hongkong, Nigeria, dan Korea. Berbagai upaya terus dilakukan oleh banyak pihak untuk melemahkan lembaga antirasuah ini. Semakin sukses lembaga antikorupsi ini membongkar suatu perkara maka ancaman akan semakin tinggi.

Yang terjadi sekarang dengan Hak Angket DPR, terindikasi adanya pelamahan terhadap lembaga antikorupsi ini. Bagaimana tidak? Karena keputusan angket ini bisa saja membatalkan proses hukum. Jika ini terjadi, masyarakat awam akan menilai betapa buruknya lembaga antikorupsi ini. Hal itu akan berdampak buruk dalam upaya penegakan hukum di masa yang akan datang.

Kita sebagai masyarakat sipil yang awam dalam masalah hukum harus senantiasa berusaha memperkuat KPK agar tidak menjadi lembaga yang bisa dipermainkan oleh pihak-pihak tertentu. Karena modus pelemahan hukum dilakukan berbagai cara, berbagai teror di suguhkan, bahkan terjadi hingga ancaman pembunuhan. Kasus penyerangan kantor sampai pada penyerangan para pemberantas korupsi, menjadi bukti bahwa begitu banyak orang yang membenci lembaga yang satu ini. Terutama mereka yang merasa menjadi tikus negara yang selalu menggerogoti uang rakyat. Mereka ketakutan posisi terhormatnya tercemar oleh perbuatan busuknya.

Marilah seluruh masyarakat bahu-membahu untuk memperkuat posisi KPK sebagai lembaga yang cukup kuat yang tidak tergoyahkan oleh apa pun. KPK ini dibangun berdasarkan kepentingan rakyat yang selalu siap memberantas tindak korupsi yang bisa menghambat proses pembangunan negeri ini. Jika tidak, kasus tindak korupsi akan terus terjadi. Jangan beri ruang para koruptor beraksi.

 

Agus Nurjaman

Gading Tutuka 2 Blok K6

Ciluncat, Cangkuang

Kabupaten Bandung