Surat Pembaca

Menyoal Jumlah dan Distribusi Sekolah

INOVASI pendidikan mutlak diperlukan dalam menyikapi perubahan zyang sangat cepat seperti sekarang ini. Permasalahan baru dan tantangan yang lebih kompleks, memaksa kita untuk selalu siap beradaptasi dengan solusi baru yang mau tidak mau harus kita lakukan. Salah satunya adalah penerapan sistem zonasi dalam kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

PPDB Zonasi, Solusi atau Masalah?

ORANGTUA galau dalam mendaftarkan putra putrinya masuk sekolah? Pastilah!!! Karena ada beberapa masalah yang menjadi kendala dalam mendaftarkan anak-anak untuk sekolah. Salah satunya penerimaan siswa baru jenjang SMP dan SMA dilihat dari hasil nilai ujian anak yang nilainya bagus. Padahal, hakikatnya sebuah sekolah dibangun dengan tujuan untuk mencerdaskan. Akan tetapi, dengan adanya seleksi nilai, berarti keluar dari zona mencerdaskan.

Tanggapan untuk Ibu Novita

SEHUBUNGAN dengan surat pembaca yang telah dimuat di Pikiran Rakyat dan Pikiran Rakyat Online pada tanggal 4 Juli 2018 berjudul "Mohon Tanggapan Manajemen JNE”, kami ingin menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada Ibu Novita.

Kapan Klaim Dana Polis Saya Cair?

SAYA adalah nasabah asuransi Bumiputera dengan nomor polis 2004093282 yang habis kontrak Maret 2018 lalu. Namun, sampai Surat Pembaca ini dibuat, dana klaim dengan nomor polis tersebut belum juga cair. Padahal saya sudah beberapa kali menanyakan ke kantor cabang Garut untuk meminta penjelasan tentang uang klaim saya. Namun, jawabannya tidak memuaskan. Mereka angkat tangan dengan alasan mereka bukan pengambil keputusan.

Tanggapan Bank DBS Indonesia

PERTAMA-TAMA, kami ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan Pikiran Rakyat kepada PT Bank DBS Indonesia (Bank DBS Indonesia) selama ini.

Melalui surat ini, kami ingin memberikan tanggapan atas Surat Pembaca bertajuk ”Mohon Penjelasan DBS” yang ditulis Saudari Yeni Setiawati yang dimuat Pikiran Rakyat pada 5 Juli 2018.

Zonasi...oh... Zonasi

ANAK saya korban zonasi yang kesekian ratusnya. Tujuan PPDB, pemerataan hak memperoleh pendidikan bagi anak-anak usia sekolah. Di lingkungan kami, ada empat sekolah negeri. Jarak terjauh 3,2 km, terdekat 1,9 km. Anak saya tidak keterima di dua sekolah pilihan. Pemerataan hak untuk siapa?

Arogansi Aparat di Jalan Raya

PADA Sabtu, 7 Juli 2018, saya mengantar anak les di wilayah Buahbatu. Dari arah rumah, tepat di Jalan Lodaya, seberang kantor bpjs, kondisi macet karena ada rombongan aparat dikawal mobil patroli mengarah ke lampu merah Jalan Pelajar Pejuang.

Perihal Bansos Keagamaan KBB

SAYA , pengurus DKM Ibnu Gufron Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. Melalui rubrik ini, ingin memberi masukan ke Sekretariat Daerah Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos) KBB perihal bantuan keagamaan.

Kecewa terhadap Layanan IM3

SAYA pengguna IM3 bernomor 08157378XXXX sudah lebih dari lima tahun. Akan tetapi, akhir-akhir ini saya kecewa dengan layanannya.

Beberapa bulan yang lalu, tanpa pernah menyetujui, nomor 808 mengirimkan pesan singkat (SMS) bahwa saya menyetujui berlangganan satu lagu dan pulsa saya terpotong. Seterusnya makin sering terpotong, hingga saya datang ke gerai Indosat di Jalan Asia Afrika, Bandung, baru tidak ada lagi pemotongan pulsa.

Klarifikasi Pembagian Honor Pengawas TPS

ASSALAMUALAIKUM. Saya, Diki Gumilang, pelapor soal honor pengawas TPS. Saya sampaikan bahwa honor sudah diterima sejak Kamis, 5 Juni 2018 (sore). Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan PTPS yang lain. Pencairan honor semuanya sudah cair di desa kami.

Terima kasih.

 

Diki Gumilang

Jalan Kapling P&K No. 185

Fenomena PPDB Tahun 2018

KITA selaku orangtua mewakili sebagian dari masyarakat Indonesia kadang dibuat galau juga manakala ingin memasukkan putra putri kita untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi yaitu pendidikan dasar dan menengah. Hal tersebut kami sampaikan karena berkaitan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang kadangkala aturan selalu berubah-ubah setiap tahunnya, selain juga kurang sosialisasi dari instansi terkait.

Pendidikan untuk Siapa?

BANYAK terindikasi jalur keluarga ekonomi tidak mampu (KETM) juga diisi oleh orang mampu yang memanipulasi data siswa, sehingga siswa yang benar-benar tidak mampu menjadi tergeser (www.pikiran-rakyat.com). Sungguh terlalu jika kesempatan pendidikan bagi siswa tidak mampu harus tergeser oleh perbuatan curang para oknum pemalsu data. Dengan cara memiskinkan profil ekonomi, memanipulasi sebagian data diri dan keluarga demi memperoleh kesempatan mencuri hak pendidikan mereka yang lemah ekonomi.