Surat Pembaca

Teroris Musuh Semua Elemen Bangsa

PENGANUT agama manapun akan sepakat jika aksi meledakkan diri hingga berakibat jatuhnya korban orang tak bersalah adalah perbuatan keji dan tidak berperikemanusiaan. Nabi agama manapun tidak akan mengajarkan perbuatan tersebut. Kitab suci manapun akan mengutuknya dan mengategorikannya sebagai dosa besar.

Permintaan Kuintasi dari Samsat Bekasi

PADA 23 Januari 2018, kami mengurus paket mutasi-cabut berkas kendaraan bermotor dengan Nomot Polisi B 1197 KIC atas nama Rineza Kithana Limindo di Samsat Kota Bekasi, dan dikenai biaya sebesar Rp 525.000. Namun petugas Samsat Kota Bekasi lupa memberikan kuitansi bukti pembayaran.

TKI adalah Keniscayaan

BEGITU surat izin pembangunan pabrik ditandatangani, berati sudah diperhitungkan segala dampaknya. Jika menurut kajian analisa dampak lingkungan (amdal) yang di bahas oleh beberapa instansi oke, berarti pembangunan pabrik sudah boleh.

Berharap Penyelesaian Pembayaran Unit Apartemen

SURAT ini ditulis oleh Endang, yang mendapat mandat dari Saudara Nugroho Priyo Sambodo (NPS) melalui surat kuasa pengurusan pembayaran dan segala hal yang terkait dengan unit apartemen C/03/20/Studio milik Saudara NPS.

Indosat Mempermudah Persoalan

SURAT pembaca saya yang berjudul ”Pulsa Saya Sering Hilang” (”PR”, 16/5/2018), langsung mendapat tanggapan dari Indosat. Melalui nomor +62815, seorang petugas Indosat menelefon saya pukul 14.00. Meyatakan permohonan maaf atas ketidaknyamanan menggunakan kartu IM3 yang sering mendadak hilang pulsanya. Ia menyebutkan, penyedotan pulsa itu dilakukan oleh tiga perusahaan yang bekerja sama dengan Indosat mengelola macam-macam game atau acara-acara tertentu yang ditawarkan kepada konsumen.

Kecopetan di Angkutan Umum

SEKITAR tiga minggu yang lalu, saya kehilangan sebuah handphone dan uang sebesar Rp 50.000 di angkutan umum arah Cileunyi-Cicaheum, ketika saya hendak pulang dari kampus menuju Sukamiskin, Bandung. Kejadiannya tepat pada sore hari setelah pulang kuliah. Saya pun naik angkot yang pada waktu itu memang tidak ada penumpangnya, kecuali saya sendiri.

Jangan Nodai Ramadan yang Suci

BULAN Ramadan yang insya Allah datang beberapa hari lagi adalah bulan suci bagi umat Islam. Bulan yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh penjuru dunia, termasuk umat Islam di Indonesia. Akan tetapi, sungguh prihatin dan sangat disayangkan, di tengah suka citanya umat Islam Indonesia menyambut Ramadan, tiba-tiba kita dikejutkan oleh peristiwa pengeboman yang terjadi di tiga tempat sekaligus, yaitu tiga gereja di Surabaya, Minggu, 13 Mei 2018.

Pulsa Saya Sering Hilang

SUDAH sepuluh tahun saya menjadi pengguna kartu IM3 Indosat dengan nomor 0857234332692. Akan tetapi, sejak setahun yang lalu, pulsa saya sering hilang. Terutama setelah muncul pesan dari call center (222) yang berbunyi ”Terima kasih telah memilih Indosat Ooredoo...”.

Pernah dibawa ke konter Indosat Garut. HP ”jadul” saya diotak-atik, dan kartu dinyatakan bebas dari internet, dan sebagainya. Padahal HP saya tak dapat digunakan internetan, WA, dan lain-lain.

Saldo Rekening BTN Raib

SAYA adalah nasabah Bank Tabungan Negara (BTN) sejak tahun 2014. Selama menjadi nasabah, saya cukup nyaman dengan pelayanan di BTN. Sampai belakangan saldo di rekening raib tanpa sepengetahuan saya.

Tanggapan PT Pos Indonesia

MENANGGAPI Surat Pembaca Harian Umum Pikiran Rakyat pada 8 Mei 2018, kami sampaikan terima kasih kepada Saudara Yohanes Sukimin, yang beralamat di Jalan H Samsudin No 65, Ciateul, Regol, Kota Bandung, atas kesetiaannya menggunakan layanan jasa PT Pos Indonesia (Persero) sebagai jasa pengiriman barang.

Permohonan Maaf atas Keterlambatan Kereta Api Lokal

BERKAITAN dengan Surat Pembaca dari Saudari Sri Nurhayati yang dimuat di HU Pikiran Rakyat, Jumat (11/5/2018) dengan judul ”Kereta Api Lokal Sering Terlambat” yang menyoroti keterlambatan perjalanan KA Lokal pada tanggal 4 Mei 2018 pada keberangkatan 18.25, kami sampaikan permohonan maaf dan ucapan terima kasih atas informasi serta kesetiaan Anda menggunakan kereta api.

Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

POLEMIK penolakan terhadap masuknya tenaga kerja asing (TKA) muncul sejak terbitnya Perpres Nomor 20 tahun 2018. Pasalnya dengan adanya pepres tersebut, pemerintah dianggap semakin mempermudah masuknya TKA. Sebab, tidak sedikit pekerja kasar yang didatangkan dari negara asing. Padahal, di negeri ini jumlah penganggur masih banyak. Lantas, kenapa untuk pekerjaan kasar saja masih harus mendatangkan dari luar negeri? Kenapa tidak memprioritaskan bangsa sendiri?