Surat Pembaca

Trotoar Lapangan Tegalega Rusak dan Bau

SEBELUMNYA saya ucapkan terima kasih kepada Harian Umum Pikiran Rakyat yang telah menayangkan surat ini. Hampir setiap hari saya bersama teman pergi ke Lapangan Tegalega, sekadar jalan ataupun berolah raga. Saya sangat bersyukur karena rumah kami tidak jauh dari Lapangan Tegalega. Namun, ada beberapa hal yang mengganjal dari setiap perjalanan tersebut.

Puas dengan Pelayanan Kantor Imigrasi Bandung

MELALUI surat ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Kantor Imigrasi Bandung yang berada di Jalan Surapati, Bandung. Hal ini berkaitan dengan pelayanan para petugas bagian informasi, khususnya Bapak Rukmana yang sangat ramah, membantu, dan benar-benar memberikan pengayoman kepada masyarakat pembuat paspor yang mengalami kesulitan ataupun hal lainnya yang diakibatkan kekurangpahaman kami, ataupun karena masalah teknis lainnya.

Tingkatkan Pelayanan Rumah Sakit

SAYA, Rahma Dalilah. Berdomisili Cirebon dan kuliah di salah satu universitas di Bandung. Saya mempunyai saudara yang sedang sakit tumor. Ketika itu saudara saya di rujuk ke RSHS Bandung karena menggunakan BPJS untuk mengobati penyakitnya.

Pada saat pertama ke RS tersebut, saudara saya hanya mendaftar dan mendapatkan antrean nomor 900. Lalu dia memutuskan untuk beberapa hari tinggal di sekitaran RS tersebut.

Bagaimana Kabar ”Underpass” Cibiru?

PADA akhir tahun 2015 lalu, warga Kota Bandung mendapat kabar baik bahwa salah satu titik kemacetan di Kota Bandung yaitu di Bunderan Cibiru akan teruraikan. Solusinya yaitu dengan membangun underpass dari arah Jalan Soekarno-Hatta menuju arah Cinunuk. Underpass ini menurut saya memang solusi yang terbaik untuk menangani kemacetan di Bunderan Cibiru yang semakin parah. Apalagi di saat jam sibuk dan ditambah kendaraan besar yang sering lewat jalan ini.

Duet Penggalian Jalan dan Truk Pengangkut Tanah

KEMACETAN memang sudah menjadi hal yang lumrah di jalanan Kabupaten Bandung, khususnya di Jalan Raya Cinunuk. Jalan yang kecil tetapi volume kendaraan yang semakin bertambah, membuat kemacetan semakin sulit diuraikan.

Hak Pejalan Kaki Hilang

KEPADA Pemerintah Kota Bandung.

Saya termasuk masyarakat yang memanfaatkan fasilitas trotoar di Jalan Lengkong Besar untuk berangkat menuju kampus. Pada saat saya hendak berangkat ke kampus, saya merasa hak sebagai pejalan kaki tidak terpenuhi karena trotoar yang seharusnya menjadi fasilitas pejalan kaki seperti saya, beralih fungsi menjadi tempat pedangang kaki lima, untuk menjajakan barang dagangan mereka.

Paket Promo Seluler Mengecewakan

KURANG lebih sudah 20 tahunan saya menggunakan kartu Halo dari Telkomsel untuk komunikasi di dalam negeri sedangkan di luar negeri saya lebih banyak menggunakan provider negara setempat.

Tanggapan Bukalapak untuk Atep Stephanus

TERIMA kasih atas hubungan yang terjalin dengan baik antara Bukalapak dan Pikiran Rakyat selama ini. Sehubungan dengan dimuatnya Surat Pembaca di Harian Umum Pikiran Rakyat dan www.pikiran-rakyat.com tertanggal 20 November 2017 yang ditulis oleh Bapak Atep Stephanus perihal transaksi di Bukalapak dengan artikel yang berjudul ” Dikecewakan dengan Pelayanan Ekspedisi Wahana”, izinkanlah kami untuk membantu memberikan penjelasan.

Atasi Kemacetan di Padalarang

KEMACETAN sering terjadi di mana-mana. Salah satunya di sepanjang Jalan Raya Padalarang. Dimulai dari pertigaan Jalan Purbaleunyi sampai dengan jalan menuju Kota Baru Parahyangan. Terkadang kemacetan tersebut dimulai dari Jalan Raya Masigit sehingga menghambat aktivitas masyarakat yang melewati jalan tersebut.

Aturan Registrasi Kartu Prabayar Meresahkan

Per tanggal 31 Oktober 2017 sampai 28 Februari 2018, semua pengguna provider diharuskan melakukan registrasi kartu SIM prabayar dengan menyertakan NIK dan nomor KK baik bagi pengguna kartu SIM prabayar baru maupun lama. Jika dalam tempo jangka waktu tersebut pengguna belum juga meregistrasi ulang kartu SIM prabayarnya maka akan diblokir secara bertahap. Begitulah bunyi peraturan yang dikeluarkan Kementerian Informasi dan Komunikasi.

Kecewa Terhadap Pelayanan Pengemudi

SAYA adalah pelanggan pengguna ojek online, yaitu Grab. Saya suka menggunakan Grab karena selama saya order, driver-nya ramah dan mudah ditemukan. Namun, beberapa hari lalu, saya mendapat pelayanan yang tidak menyenangkan dari driver Grab. Tumben sekali ada driver yang tidak ramah dan malah marah-marah tidak jelas.

Atasi Kemacetan di Padalarang

KEMACETAN sering terjadi di mana-mana. Salah satunya di sepanjang Jalan Raya Padalarang. Dimulai dari pertigaan Jalan Purbaleunyi sampai dengan jalan menuju Kota Baru Parahyangan. Terkadang kemacetan tersebut dimulai dari Jalan Raya Masigit sehingga menghambat aktivitas masyarakat yang melewati jalan tersebut.