Scarpaska, Band Asal Cimahi Manggung di Thailand

BAND asli putera Cimahi, Scarpaska bakal menghentak di kancah PAI Internasional Reggae Music Festival di Thailand pada 7-9 Januari 2016.*
RIRIN N.F./PRLM
BAND asli putera Cimahi, Scarpaska bakal menghentak di kancah PAI Internasional Reggae Music Festival di Thailand pada 7-9 Januari 2016.*

CIMAHI, (PRLM).- Band asli putera Cimahi, Scarpaska bakal menghentak di kancah PAI Internasional Reggae Music Festival di Thailand pada 7-9 Januari 2016. Band beraliran ska tersebut mewakili Indonesia bakal bersaing dengan perwakilan band dari 15 negara internasional, termasuk Amerika Serikat.

Band yang berada di bawah naungan Art Mucic Techonolgy Corner (AMTC) Cimahi berangkat ke Thailand dengan modal swadaya dan bantuan
dari KBRI Indonesia untuk Thailand.

Personel Band Scarpaska berjumlah 10 orang dengan 1 orang di antaranya perempuan. Usia tergolong muda dan beberapa orang masih duduk di bangku SMA.

Leader band Scarpaska, Muhammad Lukman mengatakan, keterlibatan mereka dalam acara tersebut merupakan jembatan untuk menjalin komunikasi dengan berbagai komunitas negara lain. Dalam bermusik, kultur musim reggae menganut budaya Jamaika.

"Sebagian lagu ada yang berbahasa Indonesia. Kita masih menghargai, jadi musik kami perpaduan kultur Indonesia dengan Jamaika," ujarnya, di Pendopo Kota Cimahi Jln. Dra. Djulaeha Karmita Kota Cimahi, Senin (4/1/2016).

Lukman berharap, dalam pergelaran internasional ini, mereka bisa memperkenalkan budaya Indonesia, khususnya Sunda. "Bisa mengepakkan sayap, menjalin komunikasi dengan negara lain. Bukan hanya orang Thailand yang menonton tapi dari berbagai negara," pungkasnya.

Ketua AMTC Kota Cimahi Denny Noor mengaku bangga salah satu band binaan AMTC bisa berkiprah di ajang festival internasional nanti. "Bangga mereka mewakili Cimahi dan Indonesia di ajang internasional. Yang penting mereka bisa bebas berkarya," ujarnya.

Ketua DPRD Kota Cimahi Ahmad Gunawan mengatakan, untuk keberangkatan Scarpaska ke Thailand, DPRD Kota Cimahi memberi dukungan dengan fasilitasi transportasi dari Cimahi ke bandara Soekarno Hatta Cengkareng. "Mereka bisa membuka jaringan kesenian bersama orang-orang luar negeri. Jadi bisa menambah wawasan kehidupan, dan memperbaiki ekonomi. Intinya hobi harus menghasilkan," ungkapnya.

Dia pun menyampaikan permintaan maafnya, sebab belum bisa memberikan sepenuhnya terhadap dukungan financial yang besar. "Pada Intinya kami bangga terhadap kreasi-kreasi para pelaku seni di Kota Cimahi," pungkasnya. (Ririn N.F./A-147")***

Baca Juga

Preanger Fest: Lokal Kudu Vokal

BANDUNG, (PR).- Sejak lama Bandung dikenal sebagai penghasil musisi bertalenta yang bukan hanya berhasil di tingkat nasional, tapi juga mendunia. Tak heran Bandung sering dijuluki sebagai kiblat musik Indonesia.

Pergantian Tahun Saka Sunda, Sederhana Penuh Makna

TERIK mentari yang menyengat terbalut alunan kecapi suling mengiringi lagu kawih sunda ditengah riungan warga adat di Bale Saresehan Kampung Adat Cireundeu di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Selasa 11 September