Persib vs Arema, Bobotoh Diimbau Jaga Kondusifitas

Berfoto Bersama/IRFAN SUBHAN/PR
KAPOLRESTABES Bandung Irman Sugema bersama manajer Persib Umuh Muchtar dan perwakilan bobotoh berfoto bersama usai acara silaturahmi di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Senin, 10 September 2018.*

BANDUNG, (PR).- Bobotoh diimbau untuk bersikap santun dan menjaga kondusifitas saat pertandingan pekan ke-21 Liga 1 2018 antara Persib Bandung menghadapi Arema FC, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis, 13 September 2018.

Pihak kepolisian dalam hal ini melalu Polrestabes Bandung pun melakukan peretemuan sekaligus silaturahmi dengan bobotoh menjelang pertandingan big match, yang sangat dinanti-nanti di Liga 1 tersebut.

“Kami ingin berkomunikasi dengan para suporter, manajer, ataupun yang lainnya agar pada saat pelaksanaan pertandingan nanti bisa berjalan dengan aman dan konusif, serta tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan. Kami berharap mudah-mudahan saat main di Bandung bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi pertandingan sepak bola, dan semau berjalan aman dan kondusif,” tutur Kapolrestabes Bandung, Irman Sugema, di Mapolretabes Bandung, Jalan Jawa, Senin, 10 September 2018.

Dia menambahkan, untuk jumlah personil yang akan terlibat dalam pengamanan pertandingan antara Maung Bandung kontra Singo Edan, akan diturunkan sebanyak 1400 personil. Namun, jumlah tersebut masih bisa bertambah setelah dilihat eskalasi di lapangan.

“Ya, tentu kita akan melihat apa pertandingan yang ada di Bandung ini. Harapannya adalah bisa menjaga emosi dan para suporter tidak melakukan pelemparan kepada pemain ataupun melakukan pengrusakan. Selalu berlaku tertib dan sopan selama mengikuti jalannya pertandingan di stadion,” katanya.

Untuk meminimalisir hal yang tidak terduga, keamanan pun akan melakukan penyisiran dan penggeledahan kepada para penonton yang akan memasuki stadion. “Di pintu masuk kita akan geledah agar tidak membawa senjata tajam, batu, dan lain-lain, yang bisa membahayakan bagi pemain dan penonton,” ujarnya.

Selain pengamanan di stadion, dirinya pun akan melakukan koordinasi dengan pihak lainnya di titik-titik tertentu yang bisa terjadi konflik, khususnya di stasiun untuk mengantisipasi adanya suporter dari Arema yang datang.

Irman mengatakan, hasil dari pertandingan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya. Dia pun mengimbau kepada bobotoh untuk berlaku tertib, sehingga Bandung bisa menjadi tuan rumah yang baik.

Mengenai pertimbangan perubahan waktu kickoff, hal tersebut baru usulan dan berharap situasi yang lebih baik. Tentunya bermain sore akan lebih kondusif, hal tersebut bisa dilihat dari lingkungan siktar yang kurang penerangan jika pertadingan dilakukan malam.

Tangkap oknum

Sementara itu Dirigen Viking Persib Club, Yana Umar mengaku sangat mengapresasi diadakannya acara pertemuan antara kepolisian dan bobotoh ini. Dia berharap pertandingan nanti bisa berjalan kondusif, mengingat jika terjadi hal yang tidak diinginkan maka otomatis akan terkena sanksi.

“Sanksi itu bukan dari pihak PSSI tapi dari pihak kepolisian juga akan menangkap. Tangkap saja kalau misalkan ada keributan dan kerusuhan kepada warga warga disekitarnya. Makanya mudah mudahan kondusif,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan, bobotoh diharapkan mampu menjaga sopan santun dan menjaga pertandingan supaya tetap kondusif, mengingat hal ini akan menjadi bahan penilaian untuk peratndingan selanjutnya.

”Imbauan untuk bobotoh kalau penuh nonton saja di rumah jangan memaksakan ke lapangan, besok saya yakin penonton penuh. Saya intruksikan ke panpel di luar harus bikin layar besar. Kita harus tertib saling menghormati semua, yang namanya Bobotoh Persib itu baik,” ujarnya.

34.000 tiket

General Coordinator Panpel Persib Bandung, Budi Bram Rachman mengatakan, pihaknya telah mencetak sebanyak 34 ribu tiket dari total kapasitas stadion sebanyak 38 ribu. untuk perubahan waktu kick off, panpel pertandingan sudah mengajukan kepata PT. Liga Indonesia Baru.   

“Kami sudah mengajukan ke PT Liga bahwa kepolisian meminta pertandingan itu digelar sore hari, karena ada pertimbangan khusus pihak kepolisan itu main sore Malam itu seperti apa, kita ikut aja mana yang terbaik yang diizinkan pihak kepolisian, surat baru hari ini kita kirimkan mudah-mudahan ada kabar baik,” ucapnya.

Bram mengatakan, mengenai hal tersebut ada pro dan kontra dari bobotoh. “Mungkin yang sekolah dan kerja, berharap main malam dan sudah mempersiapkan diri untuk nonton Persib lawan Arema, mungkin setuju saja ada seperti itu,” tuturnya.***

Baca Juga

Persib vs Arema, Rebut Kembali Posisi Puncak!

BANDUNG, (PR).- Persib Bandung dikudeta oleh Bhayangkara FC dari puncak klasemen sementara Liga 1/2018. Selain itu, Bali United pun telah menyamai koleksi 35 poin yang diperoleh Maung Bandung.

Persib Lebih Percaya Diri Usai Menang, Arema Ucapkan Selamat

BANDUNG, (PR).- Setelah sempat tergusur ke peringkat dua oleh Bhayangkara FC, Persib Bandung akhirnya dapat kembali merebut posisi puncak klasemen sementara Liga 1, setelah mengalahkan Arema FC dengan skor 2-0, pada pekan ke-21 Liga 1 2018