Bek Persib: Riko Simanjuntak Manusia, Saya Juga Manusia

Ardi Idrus/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Akan menghadapi pemain yang terkenal dengan kecepatannya seperti Riko Simanjuntak, tak membuat bek Persib Bandung Ardi Idrus gentar. 

Bagi Ardi Idrus, pertandingan penuh gengsi antara Persija melawan Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 28 April 2018 tak hanya seputar dua pemain Macan Kemayoran Riko Simanjuntak maupun Marco Simic.

"Semua pemain Persija harus diwaspadai. Tak hanya Riko dan Simic. Insya Allah Persib siap untuk menghadapi Persija," ucap pemain berusia 25 tahun itu usai mengikuti latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Kota Bandung, Senin 23 April 2018.

Ardi Idrus menyatakan, sebagai pemain, sosok Riko Simanjuntak memang dikenal cepat. Namun, jika ia dipercaya oleh pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez untuk mengawal lini belakang Maung Bandung, dia siap berduel dengan Riko Simanjuntak.

"Jika saya kembali dipercaya pelatih, saya siap memberikan yang terbaik. Kalau Riko cepat, saya juga bisa cepat karena dia manusia, saya juga manusia. Jadi, tidak boleh kalah cepat dengan Riko," katanya.

Suproter lawan

Dia menyatakan, meski laga melawan Persija dianggap sebagai partai el clasico Indonesia, hal itu tidak membuat nyalinya ciut. Ia akan menanggap dukungan suporter tim lawan sebagai keuntungan bagi Persib.

"Kami tidak boleh takut (dengan dukungan Jakmania). Dukungan mereka saya anggap sebagai dukungan untuk kami. Harus dianggap seperti bermain di Bandung saja," katanya.

Untuk itu, Ardi Idrus optimistis Persib mampu membawa 3 poin dari kunjungannya ke Jakarta. Kuncinya, ia akan bermain tenang meski banyaknya tekanan selama 90 menit bermain di kandang lawan.

"Untuk bisa tenang, saya harus menikmati pertandingan. Kalau tegang, nantinya tidak bisa bermain maksimal. Insya Allah bisa membawa 3 poin dari Jakarta," tuturnya.

Apalagi, kata Ardi Idrus, Maung Bandung memiliki modal berharga sebelum berangkat ke Jakarta yakni 3 poin yang didapatkan usai mengalahkan Borneo FC, 3-1, di Stadion GBLA, Sabtu 21 April 2018 malam. 

Menurut dia, usai kemenangan itu, pemain Maung Bandung semakin percaya diri menghadapi laga akbar melawan Persija.

"Alhamdulillah, kita syukuri kemenangan kemarin. Setelah menang, kami sekarang fokus menghadapi laga selanjutnya menghadapi Persija," ucap pria kelahiran 22 Januari 1993 itu.

Pemain absen

Akan tetapi, saat menghadapi Persija, Maung Bandung harus kehilangan tiga pilar intinya yakni Supardi Nasir yang masih menjalani sanksi dari Komdis PSSI, lalu akumulasi kartu kuning Jonathan Bauman, serta Febri Hariyadi yang absen lantaran harus membela Timnas Indonesia. 

Bagi Ardi Idrus, kehilangan ketiganya tidak akan membuat kekuatan Maung Bandung berkurang. Posisi mereka dapat digantikan oleh pemain lain.

"Kalau menurut saya, kekuatan di Persib hampir sama semua. Jadi, mau di posisi Febri ada atau tidak, sama saja. Ada pemain yang punya kualitas sepadan. Insya Allah kami semua bagus sesuai dengan intruksi pelatih," ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta doa dan dukungan bobotoh agar Persib mampu tampil maksimal di markas Persija Jakarta. Dengan dukungan bobotoh, kekuatan Maung Bandung akan semakin bertambah dan solid.

Dia pun sudah merasa fit meski di laga melawan Borneo FC sempat diganti lantaran mengalami cedera. Saat itu, dia merasa sakit pada bagian kakinya sehingga minta diganti.

"Kemarin, kaki saya sempat bengkak, tapi sekarang sudah sehat seperti biasa. Jadi, siap menghadapi laga selanjutnya," tuturnya.***

Baca Juga

Kompetisi Dihentikan, Persib Bandung Tetap Jalani Latihan

BANDUNG, (PR).- Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai induk sepakbola tertinggi di tanah air telah resmi mengehentikan sementara jalannya Liga 1 Indonesia hingga waktu yang tidak ditentukan. 

Anggota DPR RI Dukung Langkah Persib Ajukan Banding

BANDUNG, (PR).- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia asal Kabupaten Bandung Cucun Ahmad Syamsurijal mendukung langkah manajemen Persib untuk mengajukan banding atas sanksi yang diberikan Komisi Disiplin PSSI kepada Maung Band

PSSI Terima Teror Terkait Sanksi untuk Persib

JAKARTA, (PR).- Pengurus PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) mengaku menerima teror seusai mengumumkan sanksi kepada pihak yang bertanggung jawab atas tewasnya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla, yang dikeroyok oknum penduk

Persib vs Persija, Mario Gomez Tegaskan Peran Penting Bobotoh

BANDUNG, (PR).- Persib Bandung bertekad memperlebar jarak dengan para pesaingnya demi mengamankan posisi di puncak klasemen Liga 1. Saat ini, selisih poin Maung Bandung dengan Bali United yang berada di peringkat kedua terpaut 5 poin.