Sujana, Ronaldo, dan Laga Kontroversial Persib vs Persija Tahun 2002

Bobotoh Persib di Stadion Siliwangi/ANDRI GURNITA/PR

“SAYA menganggap gol Cristiano Ronaldo ke gawang Juventus, salto paling indah, hingga saya berjumpa mantan pemain Persib yang satu ini, Sujana alias Sujagol kemarin lusa.” 

Demikian kalilmat awal keterangan foto tokoh bobotoh Persib Eko Noer Kristiyanto dalam ungghannya di Instagram, Kamis 19 April 2018. Dalam foto tersebut tampak Eko berfoto bersama sang legenda Persib, Sujana.

“Saya langsung berubah pikiran, gol salto Ronaldo menjadi kedua terindah karena masih kalah keren dari gol salto @mr_sujagol12 (akun Instagram Sujana) ke gawang Persija di Stadion Siliwangi saat saya masih SMA. Gol itu membuat Persib terhindar dari kekalahan, btw itu tahun berapa yah @indrajaya23? Poho deui euy, jaman make jersey Diadora lamun teu salah mah,” ujar Eko lagi.

Butuh usaha membongkar-bongkar arsip sejarah untuk bisa menjelaskan dengan detail tanggal kejadian tersebut.

Bambang Pamungkas

Tak lama berselang, pemain Persija yang menjadi pelaku dalam laga tersebut, Bambang Pamungkas, bersuara di kolom komentar. 

“03 Maret 2002,” kata Bambang Pamungkas singkat tetapi menyiratkan ingatan emosi kuat.

Jawaban itu mendapat respons positif dari warganet. “@bepe20 ini legenda sejati, rivalnya hanya di lapangan tapi luar biasa di luar lapangannya. Sehat selalu buat kang mas....bobotoh pun gak sedikit yang respect sama panjenengan!,” ujar pemilik akun @vianto75

“@bepe20 respect, legend aslina lain lelegendan,” kata pemilik akun @ardhi_mardhotillah

Menanggapi unggahannya itu, kepada Pikiran Rakyat, Eko Noer Kristiyanto atau Eko Maung menyatakan, “Saat para pemain justru menjelaskan (suatu) peristiwa, (artinya) pemain akrab. Seharusnya suporter juga.”

Gol kontroversial

Dalam laga tahun 2002 itu, Sujana mencetak gol salto saat laga beru berumur 8 menit. 3 poin yang sudah di tangan Persib lepas karena gol penyeimbang dari Budi Sudarsono menit ke-30 yang membuat pertandingan berujung imbang, 1-1. 

Gol Budi Sudarsono, menjadi peristiwa yang teramat penting dalam laga itu karena bernuansa kontroversi. 

Cerita bermula saat salah seorang pemain Persija mengalami cedera dan bola dibuang ke luar lapangan. Saat laga kembali dimulai, Persib melakukan lemparan ke dalam tanpa agresi sebagai bentuk fairplay.

Akan tetapi, Budi Sudarsono—pemain yang di kemudian hari berseragam biru Maung bandung—menyerobot bola dan mencetak gol ke gawang Cecep Supriatna yang saat itu sedang dalam posisi tidak siap. 

Eko Maung mencoba membuka kembali lembaran ingatannya terkait peristiwa itu.

“Intinya, bobotoh tetap kesal karena gol Persija dalam pertandingan itu itu harusnya bola sportif tapi malah diumpan, kalau tidak salah, pelakunya adalah Budi Sudarsono, kipernya Cecep Supriatna,” katanya.***

Baca Juga