Fasilitas Latihan Tak Memadai, Ini Curhatan Pelatih Persib Mario Gomez

Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez/DOK. PR

ADA hal berbeda dalam sesi konferensi pers prapertandingan Persib Bandung melawan PSMS Medan di Hotel Grand Tjokro, Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Sabtu, 20 Januari 2018. Tak cuma membicarakan persiapan jelang pertandingan atau kekuatan lawan, Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez memanfaatkan momentum tersebut untuk mencurahkan isi hati.

"Setelah selesai (tanya-jawab), saya ingin bicara sesuatu, lima menit saja," kata Gomez pada para jurnalis.

Rupanya, pelatih asal Argentina itu memiliki unek-unek terkait fasilitas latihan yang dimiliki tim Pangeran Biru. Dia mengakui, Persib merupakan tim besar di Indonesia. Namun dengan status tersebut, dia memandang, fasilitas latihan tim ini justru amat terbatas. 

"Iya ini tim besar, tapi Persib tak punya satu tempat khusus untuk latihan," kata Gomez membuka sesi curhatnya.

Selama ini, Tim Pangeran Biru berpindah-pindah latihan setidaknya di tiga tempat. Mulai dari Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, dan arena rumput sintetis Lapangan Lodaya. 

"Ini masalah untuk Persib. Setiap harinya, kami bahkan tak tahu mau latihan di mana. Kadang latihan di sini, di sana, lalu di rumput sintetis. Ini bukan sesuatu yang profesional," ujar Mario Gomez.

Dua tempat pertama memang memiliki kekurangan berupa jarak yang lebih jauh. Sementara nama terakhir merupakan lapangan sintetis yang dianggap Gomez tak baik untuk latihan tim asuhannya. Arena rumput sintetis, kata dia, juga rentan membuat para pemain terluka.

"Terakhir kami latihan di rumput sintetis, (Michael) Essien agak terganggu, dia cedera. Kami tidak bisa setiap saat berlatih di lapangan sintetis. Kami butuh tempat lain. Barcelona dan Real Madrid pun tak mungkin latihan dengan kondisi seperti ini," kata Mario Gomez.

Demi Persib

Mario Gomez menegaskan, keluhan ini bukan untuk kepentingan dia pribadi. Ini demi para pemain dan Persib itu sendiri. Bahkan untuk lebih jauhnya, fasilitas latihan yang mumpuni, sangat menentukan masa depan klub ini.

Dengan memiliki lapangan sendiri yang kualitasnya yang baik, para pemain muda pun bisa lebih terdongkrak kemampuannya.

"Ini bukan untuk saya, tapi untuk pemain, untuk Persib, untuk masa depan tim ini. Juga untuk para pemain muda. Karena sebagai pelatih, kalau saya bisa terus menang, saya akan lanjut di sini. Tapi jika kalah, saya pergi. Itu hal wajar sebagai pelatih. Tapi ini demi Persib, 100%. Please, untuk Persib Bandung," kata dia.

Baca Juga

Tugas Berat Lini Tengah Persib di Skema ala Mario Gomez

PERSIB Bandung kian intensif menggelar persiapan jelang dimulainya Liga 1 2018 dan Piala Indonesia 2018. Selain latihan rutin, tiga pertandingan uji coba juga akan dilakoni sebelum kompetisi dimulai.