Supardi: Kapten Hanya Simbol

Bek Persib Supardi/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Bek sayap kanan Persib, Supardi Nasir Bujang menilai jabatan kapten dalam tim hanyalah simbol semata. Ia pun tak merasa paling hebat dibandingkan rekan-rekannya, ketika dipercaya menjadi kapten saat Persib menjalani uji tanding di Batam, Kamis 11 Januari 2018 malam.

Dalam laga tersebut, Achmad Jufriyanto yang menjadi salah seorang langganan kapten memang absen karena tengah berlaga bersama tim Indonesia Selection kontra Islandia di Yogyakarta. Namun pemain yang disebut-sebut sebagai 'kapten sejati' Persib di era milenial, Atep berada di lapangan sejak menit awal.

Meskipun demikian, ternyata jajaran pelatih justru memercayakan ban kapten kepada Supardi. Sebuah kepercayaan yang belum pernah didapatkan oleh bek sayap yang bisa beroperasi di dua sektor itu.

Bagi Supardi, kepercayaan tersebut memang cukup berarti. Namun ia tak merasa bahwa itu membuat dirinya sebagai pemain terhebat di lapangan.

Ia menegaskan bahwa bahwa kapten hanyalah sebuah simbol yang mewakili tim. “Kapten itu bukan orang yang hebat. Bukan orang yang paling jago main bola,” ujar Supardi seperti dilansir laman resmi Persib, Jumat 12 Januari 2018.

Menurut Supardi, kapten hanyalah orang yang dipercaya untuk mewakili sebelas pemain dalam satu tim ketika di lapangan. Tugas kapten adalah berkomunikasi dengan wasit ketika dalam kondisi tertentu.

"Itu hanya tanda saja sebagai wakil tim, karena tidak semua pemain bisa berbicara dengan wasit. Di Persib masih banyak pemain yang bisa menjadi kapten, ada Atep, Hariono, Achmad Jufriyanto dan lain-lain," tutur Supardi.

Selain itu, kata Supardi, seorang kapten memang harus mampu menjadi pemimpin di lapangan. Artinya kapten adalah orang yang bertugas menyatukan visi dan misi semua pemain saat bertanding, namun bukan berarti ia adalah pemain yang paling berkualitas di antara yang lain.

“Ketika dipercayaka menjadi kapten, kita harus bisa menyatukan tim dan meredam rekan-rekan saat terpancing emosi. Kita bisa membangkitkan. Bukan karena kualitas. Tapi ketika diberi kepercayaan, kita harus menjaga kepercayaan itu,” kata Supardi.

Kendati begitu, peran Supardi sebagai kapten saat Persib dijamu PS BP Batam dalam laga uji coba Kamis 11 Januari 2018, patut diacungi jempol. Tanpa diperkuat enam pemain inti yang dipanggil timnas dan striker andalan Ezecheil N'Douassel, Supardi mampu memotivasi rekan-rekannya untuk memenangi laga itu 2-1.***

Baca Juga

persib, juara 1994, 1995, liga indonesia,

Mimpi Buruk Persib Itu Bernama Siklus Prestasi 20 Tahunan

MUSIM baru Liga 1 masih baru bergulir sekitar minggu ketiga Februari 2018. Namun, semua tim termasuk Persib Bandung kini telah mengambil ancang-ancang guna menghadapi kompetisi yang semakin ketat dari tahun ke tahun itu.