Jelang Piala Presiden, Kebersamaan Pemain Persib Makin Erat

Para pemain Persib berlatih di lapangan Seskoad, Jalan gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu 13 Desember 2017 lalu.*
Latihan Persib/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Selama delapan hari menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta, banyak manfaat yang dirasakan oleh bek kanan Persib Supardi Nasir Bujang. Selain fokus utama pada peningkatan fisik, ia mengaku kebersamaan diantara para pemain Persib  juga semakin erat.

“Peningkatan fisik sudah terasa, apalagi sampai hari terakhir kita masih melakukan pengulangan itu, dan pelatih fisik juga tahu. Tentunya banyak kesan selama pemusatan latihan, karena kebersamaan kita itu banyak waktu,” tutur Supardi.

Pemilik nomor punggung 22 ini mengatakan, salah satu contoh mempererat kebersamaan adalah ketika latihan pagi dan sore, serta saat makan siang, dan persiapan kembali latihan, masing-masing pemain saling berinteraksi.

Dan ini semakin mempererat rasa kekeluargaan diantara masing-masing pemain, karena sebelumnya Supardi mengaku belum pernah merasakan hal tersebut. Tentunya banyak sekali manfaat yang dirasakan oleh semua pemain di training center kemarin,” katanya.

Supardi mengatakan, pelatih Roberto Carlos Mario Gomez semakin menekankan lebih banyak ke kebersamaan tim. Bahkan pelatih sangat disiplin dan ketat kepada para pemainnya seperti tidak boleh ada yang terlambat, baik saat berangkat latihan dan makan, semuanya harus bersama.

“Dia ingin di sepak bola ini tidak satu untuk sebelas, tetapi sebelas untuk satu. Dia tidak mau 1 bermain tetapi 10 bekerja, tetapi dia mau 11 pemainnya bekerja semua. Saat dapat bola kita serang, saat tidak dapat bola tetap kerja. Itu filosofi dia kemari,” katanya.

Melihat gaya Mario Gomez dalam melatih, Supardi mengaku saat hari pertama dikumpulkan, pelatih berusia 60 tahun tersebut telah menunjukan karakternya kepada para pemain. Dirinya meyukai filosofi yang diterapkan oleh Mario Gomez tersebut. Dia sangat menyukai pemain yang bekerjakeras, dan dirinya berusaha untuk menunjukan seperti itu.

Piala Presiden

Disinggung mengenai persiapan menghadapi Piala Presiden, Supardi mengaku terus mencoba meningkatkan kemampuannya secara bertahap. Selama pemusatan latihan kemarin juga pelatih telah mengasah ke pertahanan dibarengi dengan finishing akhir.

“Piala Presiden nanti insya Allah dengan kerja keras selama 10 hari ini sangat membantu. Peningkatan memang belum banyak, tetapi kerja sama tim sudah mulai terjalin. Ini masih awal, dan pemain juga akan meningkatkan kemampuannya secara bertahap,” ucapnya.

Supardi mengatakan, semua pemain sudah siap untuk tampil di Piala Presiden nanti, dan tentunya harapan dari para pemain ingin bisa mengantarkan Persib kembali meraih juara, dan Piala Presiden ini juga menjadi adu gengsi tim-tim sebelum Liga 1 dimulai.

Mengenai kedatangan tambahan pemain baru, pemain kelahiran Bangka tersebut menambahkan, siapapun pemain yang datang tentunya akan membantu tim, dan itu menjadi hal yang paling penting.

“Pelatih tentunya yang mengetahui kebutuhan tim, pelatih juga sudah mempelajari ciri khas pemain. Jadi siapapun yang datang membantu tim, itu menjadi tambahan kekuatan untuk tim nanti,” tuturnya.***

Baca Juga

Persib Masih Menanti Penawar Luka

DUA Pertandingan di Liga 1 2018 sudah dilalui Persib Bandung, tetapi Maung Bandung baru meraih satu poin. Pada pertandingan pertamanya ketika menjamu PS Tira, mereka hanya bisa berbagi poin.