Bisakah Eka Ramdani Jawab Kebutuhan Playmaker Jika Dia Kembali ke Persib

Eka Ramdani/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
EKA Ramdani mengikuti latihan perdana Persib di bawah arahan Pelatih Roberto Carlos Mario Gomez di lapangan sepak bola Sesko AD, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung Rabu 13 Desember 2017.*

RABU 13 Desember 2017, Persib menjalani sesi latihan perdananya bersama Pelatih Roberto Carlos Mario Gomez. Namun, sehubungan masa liburan yang belum berakhir, hanya 16 pemain Maung Bandung yang ikut dalam kesempatan tersebut.

Meski demikian, dari jumlah tersebut, satu pemain ternyata bukanlah pemain yang masuk dalam skuad Persib pada Liga 1 musim 2017 lalu. Dia adalah Eka Ramdani, pemain yang lama menghilang dari tim Pangeran Biru.

Terakhir memperkuat Persib pada Liga Super Indonesia 2010-2011 lalu, Eka Ramdani kemudian berkelana ke beberapa tim lain di tanah air. 

Terakhir, Eka Ramdani memperkuat Persela Lamongan sepanjang gelaran Liga 1 musim 2017 bersama beberapa mantan pemain Persib lain seperti Samsul Arif dan M Agung Pribadi.

Kehadiran Eka Ramdani memang menjadi tanda tanya bagi banyak pihak termasuk bobotoh. Meskipun Roberto Carlos Mario Gomez menyatakan bahwa Eka Ramdani hanya ikut berlatih tetapi tak tertutup kemungkinan ia tertarik untuk memanggil pulang si anak hilang itu.

Usianya memang tak lagi muda karena Eka Ramdani kini menginjak 33 tahun. Namun, penampilannya di Persela lamongan menunjukkan bahwa dia masih memiliki kualitas yang layak diperhitungkan di persepakbolaan negeri ini.

Betapa tidak, Eka Ramdani mendapat kepercayaan untuk tampil dalam 26 dari 34 laga yang dilakoni Persela Lamongan. Kesempatan itu ia bayar dengan 1 gol dan 4 umpan berujung gol bagi Laskar Joko Tingkir. 

Jika melihat kebutuhan Persib, Eka Ramdani sebenarnya masuk kriteria karena ia ber­posisi sebagai gelandang tengah dan bisa difungsikan sebagai playmaker. 

Faktor Michael Essien

Posisi itulah yang memang mengalami kekosongan di tubuh Persib pada Liga 1 edisi 2017 karena sang marquee player Michael Essien sebenarnya berposisi asli sebagai gelandang bertahan ketika berada di masa kejayaannya bersama klub besar Eropa seperti Chelsea, Real Madrid, dan AC Milan.

Selain itu, harus diakui, lini tengah Persib pada Liga 1 edisi 2017 se­dikit bergantung kepada Michael Essien. Namun, kendalanya adalah belum optimalnya performa pemain muda yang menjadi pelapis saat Michael Essien lebih sering bermain selama 45 menit.

Idealnya, Persib memang memiliki sosok playmaker yang bisa bermain penuh selama 90 menit dan mampu menjaga stabilitas lini tengah. Namun, jika masih menggunakan jasa Michael Essien, Eka Ramdani sepertinya cocok dijadikan pelapis di samping tentunya tetap memberdayakan pemain muda seperti Gian Zola.

Perlu diingat juga bahwa kontribusi Eka Ramdani cukup besar ketika berseragam biru-biru pada 2005-2011 meski Persib tak menjadi juara. 

Sebagai pertimbangan lain, peran Eka Ramdani di klub lain setelah hengkang dari Maung Bandung pun cukup signifikan.**

Baca Juga

Kemenangan Terbesar Persib di Era LSI

MINIMNYA  jumlah gol menggambarkan bahwa ketajaman lini depan merupakan salah satu kelemahan yang harus dibenahi Persib Bandung dari gelaran Liga 1 musim 2017. 

Indra Mustafa Memulai Jejak Langkah di Persib

AWAL gelaran Liga 1 musim 2017 sempat membuka asa bagi para pemain muda. Soalnya, ketika itu PSSI menerapkan aturan bahwa semua tim wajib memainkan tiga pemain U-23 sejak awal di setiap laga.

Piala Presiden 2018 Ajang Panaskan Mesin Persib

BANDUNG, (PR).- Gelaran Turnamen Piala Presiden 2018 segera bergulir mulai 19 Januari 2018. Semua tim yang akan ikut serta termasuk Persib Bandung pun kini tengah bersiap untuk menjajal kemampuan di ajang itu.

Followers Bertambah, Ini Kesan Bojan pada Bobotoh

BANDUNG, (PR).- Bek Persib Bandung, Bojan Malisic terkesan dengan keramahan bobotoh. Ia mengaku baru kali ini mendapat sambutan seperti itu sepajang karirnya di klub profesional.