Roberto Carlos Mario Gomez Bukan Jaminan Persib Bisa Juara Liga 1 Musim 2018

Roberto Carlos Mario Gomez/OLAH DIGITAL BUDHI SUTOMO

BANDUNG, (PR).- Persib Bandung telah memastikan Roberto Carlos Mario Gomez sebagai pelatih untuk mengarungi Liga 1 musim 2018.

Akan tetapi, pengamat sepak bola Supriyono Primavera mengatakan, penunjukan Roberto Carlos Mario Gomez sebagai Pelatih Persib belum menjamin Maung Bandung kembali berjaya musim depan.

Meski karier kepelatihannya di Asia Tenggara terbilang sukses bersama klub Malaysia Johor Darul Takzim, Roberto Carlos Mario Gomez belum mengenal atmosfer sepak bola tanah air.

"Kalau dibilang tepat, saya rasa belum bisa menjanjikan karena kualitas liga di Indonesia dengan Malaysia berbeda. Dia juga belum paham atmosfer sepak bola Indonesia walaupun reputasinya oke di Malaysia, itu belum bisa jadi jaminan menangani Persib dalam satu musim akan juara," ucap Supriyono dalam wawancara yang disiarkan Radio PRFM, Sabtu 2 Desember 2017 malam.

Supriyono  menyatakan, Roberto Carlos Mario Gomez harus terlebih dahulu mengenal atmosfer sepak bola Indonesia dengan baik.

Selain itupelatih asal Argentina tersebut diharapkan dapat memahami konsep bermain yang selama ini diusung Persib Bandung. Roberto Carlos Mario Gomez harus dapat selektif dalam merekrut pemain yang akan menjadi kekuatan Maung Bandung musim depan.

"Intinya, dia harus mengenal atmosfer dan kultur sepak bola Indonesia terlebih dahulu, kemudian konsep bermain apa sih yang dijalankan Persib Bandung selama ini, yang penting lagi, siapa pemain yang akan direkrut untuk menjalankan taktik yang selama ini dia usung di Malaysia, kita patut tunggu," ujarnya.  

Pelatih plus Manajer?

Supriyono menyatakan, isu mengenai Roberto Carlos Mario Gomez yang juga ditunjuk menjadi Manajer Maung Bandung dirasa akan berdampak positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Supriyono menilai hal tersebut akan menjauhkan dia dari intervensi dalam berbagai keputusan yang diambil.

"Kalau memang Mario Gomez didapuk jadi Pelatih plus Manajer, ya itu sangat baik, dengan kata lain, semua orientasi pemilihan pemain, semua orientasi taktikal, dan kemajuan Persib tidak akan ada intervensi. Itulah yang  menambah dinamika sepak bola Indonesia semakin maju. Kita bisa contoh di Eropa, Mourinho manajer plus pelatih, Ferguson manajer plus pelatih. Itulah yang menjadikan keputusan yang mereka ambil harus dipertanggung jawabkan. Jadi, tidak ada dalam satu nakhoda dua kepala," ucap Supriyono.***

Baca Juga

Harga dan Rekam Jejak Bojan Malisic, Bek Bidikan Persib

KABAR kedatangan pemain baru asal Serbia, Bojan Malisic, sebagai pengganti Vladimir Vujovic di barisan belakang Persib memancing rasa penasaran bobotoh. Hal itu terjadi karena nama tersebut masih asing di telinga.