Inikah Solusi Playmaker Persib Musim Depan?

Persib/DOK. PR

CUCURAN air mata tak bisa dibendung di wajah Gian Zola Nasrullah ketika peluit akhir menandai kekalahan Persib Bandung dari tamunya Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu 12 November 2017. Terlebih, ketika sejumlah bobotoh masuk ke tengah lapangan dan memeluk para pemain dengan tangisan.

Sore itu, penyesalan mendalam memang wajar terpatri di hati Gian Zola. Soalnya, tak banyak yang bisa ia lakukan untuk menyelamatkan Maung Bandung dari kekalahan.

Dalam laga itu Gian Zola memang baru masuk menggantikan Wildansyah pada menit ke-84. Saat itu tim Pangeran Biru sudah kadung tertinggal 0-2 dan cuaca tak mendukung permainan terbaiknya.

"Minta maaf saja kepada bobotoh mungkin tidak cukup. Akan tetapi mau bagaimana lagi? Tetap saja saya dan semua pemain mohon maaf karena tak bisa menang di laga terakhir," tuturnya seusai laga.

Sebagai pemain dengan darah asli Bandung dan murni binaan Diklat Persib, dia pun malu dengan capaian Persib musim ini. Oleh karena itu, ia berharap Maung Bandung bisa lebih baik di musim depan.

Meski demikian, musim depan, hingga saat ini, memang masih tetap tanda tanya bagi bobotoh maupun para pemain yang ada.

Dengan evaluasi yang akan dilakukan manajemen, perombakan skuad pasti akan terjadi sebelum musim baru bergulir.

Sebagai pemain muda, nasib Gian Zola pun masih belum jelas masih bisa bertahan di Persib atau tidak musim depan. Namun yang pasti, gelandang serang potensial itu memiliki harapan besar untuk tetap membela tim idola semasa kecilnya itu.

Dalam posisinya, dia memang tak memiliki jaminan sebesar rekannya Febri Haryadi. Tak seperti Febri yang sering dimainkan, Gian Zola notabene tak begitu banyak mendapat kesempatan untuk unjuk kemampuan dan berkontribusi banyak bagi Maung Bandung sepanjang Liga 1 2017.

Sebagai perbandingan, dia hanya diturunkan dalam 14 dari 34 laga sepanjang Liga 1. Itupun lebih sering sebagai pemain pengganti.

Beberapa kali mendapat kesempatan sebagai starter pun, tak kunjung menambah menit bermainnya. Ia selalu digantikan sebelum 90 menit berakhir. Dibandingkan Febri, kesempatan Gian Zola jelas jauh lebih sedikit. Soalnya Febri diturunkan pada 21 laga dan beberapa kali diberi kesempatan bermain penuh.

Meski begitu, catatan 1 gol dan 1 umpan Gian Zola patut menjadi pertimbangan bagi manajemen untuk memberinya kesempatan di musim depan.

Meski tak sementereng catatan pemain lain yang menjadi langganan starter, capaian tersebut sebenarnya cukup baik bagi seorang pemain yang tak pernah bermain penuh.

Apalagi, suara bobotoh sudah santer menyuarakan bahwa Persib membutuhkan seorang playmaker untuk mendukung lini depan. Bobotoh pun tegas menyatakan bahwa mereka butuh loyalitas, bukan kebintangan di tubuh Maung Bandung.***

Baca Juga

Tahun Baru Imlek, Ini Harapan Kim Jeffrey Kurniawan

TAHUN baru Imlek merupakan momen yang paling ditunggu setiap tahunnya oleh warga keturunan Tionghoa. Tak hanya di Tiongkok sebagai tanah leluhurnya, namun perayaan Imlek dilakukan oleh para keturunan Tionghoa di seluruh dunia.