Posisi Persib Terancam!

Persela vs Persib/USEP USMAN NASRULLOH/PR
PEMAIN Persib Bandung Gian Zola berebut bola dengan pemain Persela Lamongan M. Zainal Haq pada lanjutan Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Minggu, 22 Oktober 2017. Persib Bandung kembali menelan kekalahan di kandang Persela Lamongan dan turun peringkat klasemen sementara, 0-1 (0-0).*

LAMONGAN, (PR).- Gol tunggal yang dicetak oleh mantan pemain  Persib, Samsul Arif Munif pada menit ke-68, membuyarkan harapan Persib untuk bisa membawa pulang poin, setelah menyerah dari tim tuan rumah Persela Lamongam 0-1, pada  pertandingan pekan ke-31 Liga 1, yang berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu, 22 Oktober 2017.

Ini merupakan kekalahan kedua Persib di putaran kedua kompetisi sepak bola terbesar di Indonesia tersebut, setelah sebelumnya mereka takluk dari PSM Makassar 1-2. Hasil ini membuat posisi Persib semakin rentan dan melorot ke peringkat 12 klasemen sementara, disalip oleh Persela Lamongan menempati peringkat ke-11.

Posisi Persib saat ini rentan disalip oleh Sriwijaya FC yang juga memiliki nilai yang sama dengan Persib yaitu 38. Persib unggul agregat gol dari tim berjuluk Laskar Wong Kito yaitu unggul 8 gol.

Persib masih menyisakan empat pertandingan tersisa, sehingga mau tidak mau mereka harus bisa memanfaatkan pertandingan ini untuk dijadikan kemenangan supaya posisi mereka aman dari ancaman jurang degradasi.

Sementara bagi Persela, kemenangan ini akhirnya membuat mereka bisa bernapas dengan lega karena akhirnya mampu terbebas dari zona merah degradasi yang selama ini membayangi tim asuhan Aji Santoso tersebut.

Meski masih diselimuti rasa duka setelah meninggalnya penjaga gawang terbaiknya Choirul Huda, Persela tetap ingin membuktikan bahwa Stadion Surajaya masih angker untuk Persib yang selama ini memang belum pernah sama sekali mencicipi kemenangan di stadion dengan kapasitas 20 ribu penonton ini.

Dari 10 kali lawatan ke Lamongan sejak 2005, hasil terbaik Maung Bandung adalah dua kali menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1 di musim 2010 dan 2013. Delapan laga lainnya mereka harus pulang dengan tangan hampa.  

Gol yang diciptakan Samsul Arif ini juga semakin membuktikan, bahwa eks striker Persib di ISC ini menjadi satu-satunya pemain lokal yang bisa menjadi pencetak gol terbanyak yaiytu 15 gol dan 3 assist.

Ini juga gol kedua bagi Samsul yang dilesakan ke gawang Persib, setelah pada putaran pertama dia menjadi penyelamat Persela ketika akhirnya mampu menahan imbang Persib 1-1, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Pelatih Kepala Persib Emral Abus mengatakan, melihat pertandingan tadi berjalan dengan tempo tinggi, karena sama-sama menentukan siapakah yang berhakmenempati peringkat ke-11 di klasemen sementara.

“Bisa dikatakan pertandingan ini adalah final antara Persela dengan Persib. Kenapa demikian, karena siapa yang menang di pertandingan ini akan menempati urtutan ke-11, dan Persib kalah maka posisinya digantikan Persela,”katanya.

Emral mengatakan, sebelum bertanding dirinya sudah mengingatkan kepada para pemainnya hari ini adalah  pertandingan final untuk menentukan posisi Persib di klasemen Liga 1 yang akan segera berakhir.

Disinggung mengenai penampilan Persib yang belum bisa bangkit dari hasil seri dan kalah, Emral menuturkan, jika sepak bola ini tidak seperti matematika. Lawan sendiri sebenanrnya imbang dari segi kekuatan dan juga permainan sangat bagus.

“Mohon maaf kepada bobotoh karena belum mendapatkan hasil maksimal. Pemain sudah berusaha maksimal untuk memenangkan pertandingan, karena kalau menang harga diri dan motivasi bisa semakin meningkat,”ujarnya.

Tim pelatih selalu berusaha untuk memenangkan pertandingan dengan mennyusun sekma dan strategi terbaik. Tetapi pada kenyataannya ada hambatan saat di lapangan seperti pemain terkena kartu kuning, kartu merah, akumulasi kartu,dan cedera, sehingga akhirnya mempengaruhi tim.

Kemenangan untuk Choirul Huda

Pelatih Kepala Persela Lamongan, Aji Santoso mengatakan, kemenangan ini didedikasikan untuk Choirul Huda. Meski sudah keluar dari jurang degradasi, Persela tetap akan memanfaatkan untuk mencuri poin pada tiga pertandingan tersisa.

“Besok saya akan membayar nazar, karena jika Persela bisa menang dan tetap bertahan di Liga 1, saya berjanji untuk mencukur habis rambut saya. Dan Alhamdulillah akhirnya menjadi kenyataan,”ucapnya.

Aji mengatakan, awalnya dia mengaku khawatir karena lima pemain inti Persela tidak bisa tampil akibat cedera dan akumulasi kartu. Namun, akhirnya kekhawatiran tersebut mampu ditepis, karena timnya bisa meraih tiga poin penuh pada pertandingan menghadapi Persib.

Jalannya pertandingan sendiri berlangsung alot sejak babak pertama. Baik Persib maupun Persela Lamongan sama-sama tampil ngotot hingga beberapa kali menciptakan peluang emas bagi kedua tim.

Persib yang mengandalkan Ezechiel N’Douassel dan Shohei Matsunaga di lini depan mampu bermain taktis, hingga membuat pertahanan Laskar Joko Tingkir kewalahan menghadapi serangan Maung Bandung.

Namun, dari tiga kali peluang oleh Ezechiel dan Supardi, Persib tidak mampu memnfaatkan kesempatan tersebut. Hal yang sama juga dialami oleh Persela, hingga skor 0-0 tidak berubah sampai babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Persela justru berbalik menekan. Memanfaatkan serangan balik cepat dari sisi kiri lapangan, mereka mampu menekan Persib. Hasilnya, menit ke-68 Samsul Ariip tanpa diduga membobol gawang Persib setelah memanfaatkan serangan balik. Skor tersebut bertahan hingga babak kedua berakhir.***

You voted 'marah'.

Baca Juga

Jeni Jatnika Berharap Bisa Bergabung di Tim Persib

BANDUNG, (PR).- Latihan bersama Persib senior ibarat mimpi yang menjadi kenyataan bagi Jeni Jatnika. Pemain Persib U-19 tersebut mengaku sebelumnya tidak pernah terpikir bisa mengikuti latihan bareng dengan tim senior.

Gian Zola Berharap Beckham Lebih Menonjol

BANDUNG, (PR).- Gian Zola Nasrulloh memberikan penilaian terhadap penampilan sang adik Beckham Putra Nugraha yang saat ini sedang mejalani diklat Persib.

Roberto Carlos Mario Gomez Harapan Baru Pemain Persib

PERSIB kini telah mendapat pelatih baru yang akan menakhodai tim tersebut pada Liga 1 musim depan. Roberto Carlos Mario Gomez menjadi harapan baru untuk Maung Bandung khususnya dalam mengantarkan Persib kembali bersaing di papan atas.