Gian Zola Penyelamat Saat Jadwal Persib Padat

Pemain Persib Gian Zola/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

MESKI tak sedahsyat biasanya, peran Michael Essien masih sangat sentral di lini tengah Persib saat dijamu PSM Makassar, Minggu 15 Oktober 2017. Pergerakan Michael Essien mampu menyedot konsentrasi para pemain tengah lawan sejak menit awal.

Belum lagi akurasi umpan Michael Essien yang bahkan sempat membuat lini pertahanan PSM Makassar kocar-kacir. Terutama menit ke-4 saat ia memberi umpan terobosan kepada Febri Hariyadi yang kemudian mencetak gol untuk membawa Persib unggul terlebih dulu.

Dalam kondisi seperti itu, menggatikan Michael Essien dengan pemain lain memang merupakan perjudian besar. Di satu sisi, jadwal yang padat memang harus membuat tim pelatih menyimpan tenaga para pemain intinya.

Alasan itulah yang mungkin akhirnya membuat Asisten Pelatih Persib Herrie Setyawan menarik Michael Essien keluar dan menggantinya dengan pemain muda Gian Zola menit ke-78.

Meski tak harus disesali, perjudian itu memang akhirnya berujung pada kegagalan mencuri poin di kandang Juku Eja.

Kendati begitu, pergantian itu bukanlah penyebab kekalahan Persib dari PSM Makassar. Faktor keberuntunganlah yang memang akhirnya membuat Juku Eja mencuri gol kemenangan di menit akhir.

Putusan tepat

Secara teknis, keputusan untuk menarik Essien dan memasukan Gian Zola sebenarnya sudah cukup tepat. Betapa tidak, Michael Essien yang terus dijaga ketat memang perlu diistirahatkan untuk laga berikutnya yang hanya berselang empat hari.

Di sisi lain, permainan Gian Zola malam itu pun terbilang sangat baik. Ia mampu beberapa kali mematikan lini tengah PSM Makassar dan mendobrak pertahanan mereka.

Kerja sama satu-dua Gian Zola dan Febri Hariyadi juga bahkan sempat menciptakan ruang tembak yang cukup luas bagi Febri Hariyadi menit ke-79. Namun, tendangan datar Febri mampu ditepis oleh kiper lawan, Rivki Mokodompit.

Bagi Gian Zola, penampilan tersebut merupakan bentuk timbal balik darinya atas kepercayaan yang diberikan pelatih. "Saya merasa sangat beruntung bisa diberi kesempatan bermain di laga klasik yang luar biasa ini," ujarnya saat jumpa pers seusai laga.

Tak hanya bisa tampil di laga antara dua tim yang sarat sejarah dan gengsi, malam itu memang malam keberuntungan Gian Zola yang akhirnya dipercaya kembali untuk bermain setelah dalam tujuh laga sebelumnya sama sekali tak mendapatkan menit bermain. Terakhir dia diturunkan adalah saat Maung Bandung mencukur Persegres 6-0 di Stadion Si Jalak Harupat.

Ketika itu, dia masuk menit ke-86 menggantikan Henhen Heridiana saat Maung Bandung sudah unggul 5-0. Namun waktu yang singkat itu dimanfaatkan Gian Zola untuk memberi umpan cantik dari lapangan tengah kepada Ezechiel N'Douassel yang mencetak gol keenam Persib di laga itu.

Tak banyak tersisa

Dia menyatakan tak terlalu senang untuk kesempatan bermain yang ia dapat saat Maung Bandung dijamu PSM Makassar. Soalnya, Maung Bandung justru harus kecolongan gol di menit akhir yang berujung pada kekalahan.

"Ini pertandingan luar biasa dan saya senang serta berterima kasih diberi kesempatan bermain. Namun saya minta maaf pada bobotoh karena hasilnya, kami gagal mencuri poin," tutur Zola.

Zola menegaskan, ia dan rekan-rekannya sudah bekerja keras di pertandingan tersebut. Dalam kondisi imbang, penggawa Maung Bandung tetap bermain ngotot untuk meraih kemenangan meskipun akhirnya takdir berkata lain.

Di sisi lain, Zola berharap bisa mendapat kepercayaan kembali untuk bermain di laga-laga Maung Bandung yang masih tersisa. Dengan begitu ia bisa bekerja lebih keras di lapangan untuk memberikan hasil maksimal.

Kesempatan dia untuk bermain musim ini memang tak banyak lagi, mengingat Maung Bandung hanya memiliki sisa 6 laga hingga akhir musim. Sejauh ini, dia baru bermain di 10 laga Maung Bandung karena lini tengah Maung Bandung memang sarat pemain berkualitas.***

Baca Juga

Inikah Solusi Playmaker Persib Musim Depan?

CUCURAN air mata tak bisa dibendung di wajah Gian Zola Nasrullah ketika peluit akhir menandai kekalahan Persib Bandung dari tamunya Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu 12 November 2017.

Pemain Mentereng, Persib Tak Berdaya di Liga 1

BENTUKNYA yang bulat membuat bola akan menggelinding saat ditendang atau dimainkan. Setiap sisinya tak akan pernah terus berada dalam posisi yang sama, sesekali bisa di atas, di bawah, atau di samping.

Susunan Pemain Persib vs Mitra Kukar, Tak Ada Kejutan

SOREANG, (PR).- Persib Bandung batal menerapkan formasi baru, 3-4-3, untuk menjamu Mitra Kukar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat 27 Oktober 2017. Maung Bandung tetap tampil dengan formasi standar mereka, 4-2-3-1.

Gian Zola Haus Jam Terbang

BANDUNG, (PR).- Debut pertama Gian Zola Nasrulloh di Liga 1 bersama Persib memang belum sesuai dengan harapan. Pasalnya pemain jebolan diklat Persib ini masih dirasa minim dari segi menit bermain yang dijalaninya.