Legenda Persib Djanur Angkat Bicara Soal Debut Jadi Pelatih PSMS Medan

Djadjang Nurdjaman/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

MEDAN, (PR).- LEGENDA hidup Persib Bandung Djadjang Nurdjaman angkat bicara terkait putusannya menjadi pelatih PSMS Medan. Saat ini, Djanur langsung menukangi PSMS yang sedang berjuang di babak 16 Besar Liga 2.

"Saya sudah melatih PSMS, berapa lama kontraknya belum tahu. Karena fokus saya menghadapi pertandingan dulu di Semarang. Mungkin setelah pulang dari Semarang baru akan dibahas soal kontrak dengan manajemen (PSMS)," kata Djanur, Selasa 19 September 2017.

PSMS bergabung di Grup B bersama PSIS Semarang, Persita Tanggerang, dan Persibat Batang. Dalam waktu dekat, PSMS akan melawan PSIS yaitu pada Kamis 21 September 2017. Pertandingan tersebut menjadi debut Djanur sebagai pelatih PSMS. Ia pun dibebani target membawa timnya lolos ke babak berikutnya.

"Target tersebut sebagai tantangan bagi saja. Saya ingin coba lagi (melatih) dan doakan saja semoga berjalan lancar. Sebelumnya saya menerima pinangan ini karena sudah berembuk dengan keluarga juga istikharah," ucapnya seperti dilaporkan Galamedianews.

Ikatan emosi

Dengan kota Medan, Djanur punya keterikatan emosi. Pada periode 1982 hingga 1985, dia sempat memperkuat kesebelasan Mercu Buana Medan sebelum berseragam biru Persib.

Kenagannya dengan kota Medan pernah dia sampaikan saat Maung Bandung menjalani partai uji coba melawan PSMS yang berakhir imbang 0-0, Minggu 26 Maret 2017 lalu. Menurut Djanur, antusiasme suporter tersebut semakin mengingatkan dia saat masih menjadi pemain di Mercu Buana Medan.

"Luar biasa dukungan suporter di Stadion Teladan. Semua kursi di stadion penuh. Apa yang saya lihat itu mengingatkan ketika masih jadi pemain di Mercu Buana," ucapnya.

Dia menyatakan, ketika itu, saat terjadi derby Medan antara PSMS melawan Mercu Buana, kondisi stadion layaknya laga tersebut. Riuh penonton begitu menggema dan tidak ada satupun kursi yang kosong.

"Penonton begitu berjubel. Ini mengingatkan saya pada masa lalu. Sungguh luar biasa. Terima kasih telah menyambut Persib dengan baik di Medan," ujarnya.

Oleh karena itu, Djadjang berharap Persib bisa berjumpa lagi di PSMS pada kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia di musim mendatang. Sebab, Djadjang selalu membawa kisah menarik setiap lawatannya ke Medan.***

Baca Juga