Gagal Berangkat ke Samarinda, Persib Rugi Rp 140 Juta

SEJUMLAH pemain muda Persib Bandung mengamati tendangan Ezechiel N'Douassel saat menjalani sesi latihan pagi di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, Jumat, 8 September 2017. Skuad Maung Bandung bertekad meneruskan Tren Positif saat menjamu Semen Padang pada lan
Latihan/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG, (PR).- Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar menyayangkan adanya pengumuman perubahan jadwal pertandingan yang sangat mendadak. Padahal para pemain sudah berkumpul dan hendak berangkat ke Samarinda.

“Kalau pemberitahuan ke manajemen sejak pukul 12 malam, tetapi anak-anak sudah kumpul di mess dan malahan sudah akan berangkat, padahal tiket dan hotel sudah kami siapkan semuanya,”ujarnya.

Meski Persib Bandung mengalami kerugian materi akibat adanya pemunduran jadwal, Umuh menuturkan, hal tersebut akan dibicarakan dengan PT Liga Indonesia Baru, apakah ada penggantian dari kerugian ini atau tidak.

“Ya sebetulnya kami hanya rugi materi saja. Kalau ditotal sampai pulang seperti yang saya tandatangan, jumlahnya mencapai sekitar Rp 140 jutaan. Kalau diberitahu (lebih awal) seperti saat akan menghadapi Sriwijaya FC kemarin tidak akan menjadi masalah, karena tiket dan hotel bisa di cancel. Tetapi ini kan pemberitahuannya pas hari H keberangkatan, sehingga tiket dan hotel tidak bisa diganti,”katanya.

Terlepas dari kerugian materi, ada keuntungan dan kerugian untuk Persib dari kejadian ini. Namun, dia menyayangkan adanya sanksi yang akhirnya melibatkan Pusamania Borneo FC secara keseluruhan. Itu karena kejadiannya bukan masalah di klub, tetapi kepada personal yang melakukan tindakan.

“Saya juga tidak bisa menyalahkan Nabil (manajer Borneo FC), mungkin karena saking capek dan kesel terjadi seperti itu. Bukan hanya Nabil saja, tetapi semua orang bisa terjadi seperti itu,”ucapnya.

Langsung latihan

Meski tidak jadi berangkat ke Samarinda, skuat Persib Bandung langsung kembali menjalankan latihan rutin di Lapangan Sepak Bola Lodaya, Jalan Lodaya, Kamis 14 September 2017. Meski hanya latihan ringan, tetapi Atep dkk nampak serius menjalani semua sesi latihan kali ini.

“Menu latihan coba kami siasati karena batal pergi. Alhamdulillah latihan kali ini suasananya kami bikin enjoy, tidak terlalu serius. Kami banyak latihan di passing, tadinya ada target disana biar feeling cetak gol ada,” tutur Asisten Pelatih Persib, Herrie Setyawan.

Disinggung mengenai respon dari pemain setelah diundurnya jadwal pertandingan melawan Pusamania Borneo FC, pelatih yang akrab disapa Jose ini mengaku tidak ada masalah. Malah dari kejadian ini bisa dianbil sisi positifnya karena Persib sekarang bisa fokus menghadapi Bali United dan Bhayangkara FC.

“Agenda dan program tetap berjalan seperti biasa. Tidak ada yang berubah. Hari Sabtu nanti kalau ada lawan, bisa melakukan pertandingan uji coba. Sekarang untuk sementara kita lupakan dulu Borneo FC, karena kita fokus pada pertandingan selanjutnya saat menghadapi Bali United dan Bahayangkara,”ujarnya.

Herrie mengatakan, mengenai peluang Essien bisa tampil saat menjamu Bali United, dirinya belum bisa menjelaskan, karena dari keputusan akumulasi kartu tidak disebutkan di pertandingan manakah pemain asal Ghana tersebut tidak bisa tampil. 

Baca Juga