Deretan Pemain Asing Terbaik di Persib yang Mencuri Hati Bobotoh

Michael Essien
Michael Essien/USEP USMAN NASRULLOH/PR

SEBAGAI salah satu klub terbesar di Indonesia, Persib terus menjadi sorotan.  Untuk menunjang kinerja terbaik, Persib tidak segan merekrut pemain asing. Sejak digulirkannya peraturan penggunaan pemain asing ­pada 2003, Pangeran Biru telah merekrut puluhan pemain asing. Dari sekian banyak pemain asing Persib, hanya sederet nama yang dinilai sangat berkontribusi dalam mendongkrak prestasi Persib.

Siapa tidak mengenal Alejandro Tobar, dia merupakan salah satu pemain asing pertama rekrutan Persib untuk mendongkrak tim dari ancaman degradasi. Meski hanya memperkuat sete­ngah musim pada musim 2003-2004, Tobar mampu mencetak 15 gol dan mengantarkan Maung Bandung keluar dari ancaman degradasi.

Selain Tobar, ada juga Claudio Lizama dan Julio Lopez yang menjadi pemain asing idola para bobotoh saat itu. Ketiganya menjadi trisula yang sangat penting. Yang paling diingat hingga sekarang tentunya adalah Sintawecchai Hattairatanakool, penjaga gawang Maung Bandung yang akrab disapa Kosin ini, bisa disebut sebagai salah satu pemain asing legenda Persib.

Penyelamatan demi penyelamatan yang gemilang, memikat hati bobotoh. Datang pada liga musim 2006, pemain asal Thailand ini didatangkan manajamen dari Osotappa FC.

Kosin hanya bisa bersama Persib selama satu musim. Selepsa itu dia harus kembali ke negeri Gajah Putih. Sebelum pamit, dia sempat menyatakan kerinduannya untuk bisa kembali ke Kota Kembang.

Harapan tersebut kembali terwujud ketika musim 2009 saat dirinya datang kembali memperkuat Persib dengan status sebagai pemain pinjaman. Meski hanya sebentar, Kosin bisa memupus kerinduan bobotoh, melalui penampilannya yang cemerlang.

Pemain Thailand lainnya yang terus membekas di benak para bobotoh adalah Suchao  Nutnum, meski hanya tiga bulan dengan status pemain pinjaman. Namun, pemain kelahiran Kanchanaburi, Thailand, ini bisa memikat hati bobotoh.
Tampil sebanyak 13 kali dan mencetak tiga gol, Suchao dinilai sangat berkontribusi besar untuk Persib. Sayang, keinginan Maung Bandung untuk mempermanenkan dia tidak bisa terwujud karena Suchao harus kembali ke negaranya untuk memperkuat klub Power Electric.

Saat Persib membantai Persik Kediri 6-1 di Liga Super 2009, Suchao turut berkontribusi mencetak gol. Gol tersebut merupa­kan kado perpisahan di pertandingan terakhirnya bersama Pangeran Biru.

Christian Bekamenga, siapa tidak mengenal pemain yang satu ini. Datang dengan status striker inti Kamerun U-23 dari Liga Super Malaysia, Bekamenga mampu menjadi pemain andalan Persib.

Dua gol yang dilesakkannya ketika Persib mengalahkan Persija di Stadion Siliwangi di Liga Indonesia 1997, membuat Bekamengan semakin diidolakan. Sebanyak 10 gol dilesakkannya ke gawang lawan pada setengah musim.

Meski mampu memberikan kontribusi besar, dia akhirnya hengkang pada putaran kedua akibat dipinjamkannya  rekan satu negaranya Nyek Nyobe Georges Clement ke Persela Lamongan oleh pelatih Persib saat itu, Arcan Iurii.

Selain pemain di atas, Persib tercatat punya sederet pemain asing yang masih membekas di hati para penggemarnya sampai saat ini seperti Patricio Jimenez, Redouane Barkoui, Hilton Moreira, Lorenzo Cabanas, dan Miljan Radovic.

Sekarang Persib pun memiliki skuad pemain asing yang akan masuk ke dalam lembaran sejarah saat diperkuat pemain dunia Michael Essien, Ezechiel N’Douasel, Vladimir Vujovic, dan Shohei Matsunaga.***

Baca Juga