Billy Keraf, Sang Supersub yang Punya Modal Utama

Pemain Persib Billy Keraf/DOK. PR

POIN penuh yang dicuri dari kandang Sriwijaya FC merupakan lonjakan yang signifikan dalam catatan Persib Bandung selama gelaran Liga 1 2017. Soalnya, itu merupakan kemenangan tandang kedua Maung Bandung tahun ini. Lonjakan ini tidak lepas dari peran Billy Keraf.

Sebelumnya, Persib baru memetik satu kemenangan di kandang Persegres Gresik United 1-0 pada pekan keempat, 3 Mei 2017 lalu. Sementara itu, sisa laga tandang Pangeran Biru 4 kali berakhir seri dan 6 kali harus pulang dengan tangan hampa.

Meraih hasil positif di kandang lawan memang bukan hal yang mudah. Mentalitas dan daya juang jelas menjadi modal yang utama untuk hal itu.

Modal tersebut sepertinya tertanam kuat dalam diri seorang Fulgensius Billy Paji Keraf di kubu Maung Bandung. Betapa tidak, pemain kelahiran 8 November 1997 ini memang selalu mencetak gol dalam dua kemenangan Persib di kandang lawan.

Sebelum di Palembang, Billy pun mencetak gol ketika Persib menundukkan tuan rumah Persegres Gresik United pada putaran pertama lalu. Bahkan, gol di menit akhir itu merupakan semata wayang yang membawa Persib membawa 3 poin dari Gresik.

Saat bermain di kandang lawan

Saat ini, Billy tercatat sudah mencetak total 4 gol untuk Persib. Istimewanya, 3 dari gol tersebut dicetak oleh Billy saat Persib bermain di kandang lawan.

Selain di Palembang dan Gresik, Billy pun mencetak gol saat Persib dijamu Mitra Kukar pada pekan ke-15. Mirip dengan golnya ke gawang Sriwijaya, gol Billy ke gawang Mitra Kukar pun tercipta saat ia menyambut umpan matang Raphael Maitimo pada menit ke-23.

Dengan keterbatasan pemain dan atmosfer tim yang masih didera berbagai masalah, Billy membuka asa positif lewat gol semata wayangnya di pertandingan itu. Sayang, akhirnya Persib harus kalah 1-2 dan berimbas pada mundurnya pelatih Djadjang Nurdjaman.

Sementara itu, satu-satunya gol kandang Billy dicetak dalam pesta Persib saat menjamu Persegres di Stadion Si Jalak Harupat, pekan ke-19. Dari enam gol yang dicetak Persib, termasuk hattrick Maitimo saat itu, justru gol spektakuler Billylah yang menjadi gol terbaik Liga 1 pekan tersebut.

Dengan statistik 75 persen gol di kandang lawan, cukup menjadi bukti bahwa Billy merupakan talenta muda yang terbilang stabil dalam setiap penampilannya. Apalagi selama ini, ia lebih sering bermain sebagai pengganti ketika status itu biasanya menjadi kendala bagi mental pemain.

Dibayar dengan penampilan maksimal

Ya, sampai pekan ke-22, Billy memang baru diturunkan dalam 15 pertandingan Persib. Dengan lebih sering turun sebagai pengganti, menit bermain Billy pun jelas lebih rendah ketimbang para pemain lain yang menjadi pilihan utama dalam starting line up Persib.

Meskipun demikian, hal itu pun tak menjadikan Billy patah semangat. Setiap menit bermain yang ia dapat dari kepercayaan pelatih, dibayarnya dengan penampilan maksimal di lapangan.

Dari 4 gol yang sudah ia ciptakan pun, 3 di antaranya lahir saat Billy masuk sebagai pemain pengganti sehingga sebutan pemain supersub melekat pada dirinya. Hanya gol di kandang Mitra Kukar yang tercipta dalam posisi Billy diturunkan sejak menit awal karena Persib saat itu mengalami krisis pemain depan.

Billy pun selalu menegaskan bahwa ia tak pernah mempermasalahkan keputusan pelatih. Dimainkan sejak awal atau sebagai pengganti, tetap merupakan kepercayaan yang harus dibayar dengan permainan cantik.

Tergantung pelatih

"Semua tergantung keputusan pelatih, main dari awal atau pengganti, kita harus tetap siap. Yang penting semuanya demi kemajuan tim. Meskipun dimainkan sebentar, kalau sudah rezeki pasti bisa mencetak gol," tutur Billy.

Semangat dan konsistensi pemain muda seperti Billy harus diakui menjadi salah satu kekuatan Persib saat ini. Bahkan, boleh dibilang, Billy bersama Febri Haryadi dan Gian Zola merupakan masa depan Persib yang harus dijaga.

Dengan talenta dan kemampuan yang sudah teruji, Timnas U-23 pun sepertinya merugi karena tak memasukkan nama Billy ke daftar skuadnya ketika berlaga di SEA Games 2017. Padahal sebelum berkarier di Persib sebagai klub senior pertamanya, Billy memang sempat menjadi penggawa timnas sejak U-12, U14 hingga U-19.***

Baca Juga

Inikah Solusi Playmaker Persib Musim Depan?

CUCURAN air mata tak bisa dibendung di wajah Gian Zola Nasrullah ketika peluit akhir menandai kekalahan Persib Bandung dari tamunya Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu 12 November 2017.

Catatan Sejumlah Mantan Pemain Persib di Tim Barunya

MENGAWALI musim baru, perubahan merupakan hal yang wajar dialami tim sepak bola. Masuknya pemain baru dan keluarnya pemain lama terjadi demi memenuhi kebutuhan tim yang berujung pada target prestasi yang lebih baik.