Double Hattrick, di Balik Kisah Tiga Gol Maitimo untuk Persib

Pemain Persib Raphael Maitimo/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

RAPHAEL Maitimo boleh dibilang menjadi pemain yang paling bisa tersenyum lepas dengan kemenangan Persib 6-0 atas Persegres Gresik United di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu 20 Agustus 2017. Soalnya malam itu ia ­memang mendapatkan double hattrick yang tak didapatkan pemain lain.

Selain tiga gol yang ia cetak ke gawang Persegres, Maitimo juga mendapatkan tiga kebahagiaan malam itu. Malam itu ia berhasil mencatat hattrick kedua selama kariernya di ­Indonesia, kembali ke posisi favoritnya sebagai gelandang serang dan membawa kemenangan penting bagi Persib.

"Saya senang bisa mencetak hattrick, tetapi itu tidak terlalu penting. Yang penting adalah kami main bagus dan menang," tuturnya seusai laga.

Dia berharap, kemenangan itu bisa menjadi modal untuk mencuri poin pada laga selanjutnya saat Persib melawat ke markas Persipura Jayapura. Ia berharap kekompakan dan daya juang serupa bisa ditunjukan di Papua nanti.

Meski demikian, Maitimo tidak menampik jika ia memang sangat bahagia bisa mencetak tiga gol dalam satu pertandingan. Soalnya selama empat tahun bermain di Liga Indonesia, malam itu merupakan kedua kalinya ia mencetak hattrick.

Sebelumnya, dia mencetak hattrick saat mengawali debut Liga Indonesia bersama Mitra Kukar pada musim 2013. Sementara bersama Sriwijaya FC, Persija, dan Arema, ia belum membukukan torehan serupa.

Pemain naturalisasi kelahiran Rotterdam, Belanda ini pun tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya bisa kembali bermain dalam posisi sebagai gelandang serang. Soalnya sebagai pemain tengah serbabisa, pemain yang pernah mencetak empat gol ­untuk timnas senior Indonesia dan lima gol untuk timnas ­Belanda U-17 ini memang jarang dimainkan di satu posisi di setiap tim yang ia bela.

Di Liga Belanda, Maitimo mengaku lebih sering dimainkan sebagai gelandang bertahan. Namun saat mengawali karier Liga Indonesia di Mitra Kukar, Maitimo mulai menjajaki posisi sebagai gelandang serang.

Di Sriwijaya, Persija, dan Arema, Maitimo lebih sering dipasang sebagai gelandang serang dan playmaker. Sementara di Persib, ia bahkan sempat diturunkan sebagai ujung tombak ketika Persib tak memiliki striker murni di putaran pertama lalu.

Sebagai pemain, Maitimo mengaku siap diturunkan di posisi apapun. Ia tetap akan membayar kepercayaan pelatih dengan tampil maksimal di setiap posisi yang ia tempati.

"Namun kalau ditanya favorit, saya lebih senang menjadi gelandang serang. Soalnya saya punya kesempatan untuk ikut menyerang dan mencetak gol," kata Maitimo.

Menurut Maitimo posisi striker memang lebih membuka kesempatan untuk mencetak gol. Namun gelandang serang justru memudahkan dirinya lolos dari kawalan lini belakang lawan dan mencuri peluang merobek jala lawan.

Terlepas dari posisi apapun ia dipasang dan apa favoritnya, penampilan Maitimo untuk Persib memang patut diacungi jempol. Ia terus menunjukan grafik positif yang sangat berpengaruh pada penampilan Persib.

Hingga saat ini, Maitimo masih memegang catatan sebagai pencetak gol terbanyak Persib musim ini dengan tujuh gol. Kehadiran striker Ezechiel N'Douassel pun nampaknya akan membuat dia lebih sering kembali ke posisi favoritnya dan terus menunjukkan kualitasnya sebagai salah seorang pemain naturalisasi terbaik negeri ini.***

You voted 'senang'.

Baca Juga

Inikah Solusi Playmaker Persib Musim Depan?

CUCURAN air mata tak bisa dibendung di wajah Gian Zola Nasrullah ketika peluit akhir menandai kekalahan Persib Bandung dari tamunya Perseru Serui di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu 12 November 2017.