Debut Ezechiel N'Douassel Meyakinkan

Arema vs Persib/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
PEMAIN persib Bandung Ezechiel N'douassel berusaha melewati penjagaan pemain Arema, Arthur Cunha pada pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu 12 Agustus 2017 malam. Laga tersebut berakhir dengan skor seri 0-0.*

PENAMPILAN perdana striker anyar Persib  Ezechiel Aliadjim N’Douassel saat dijamu Arema FC di Stadion Kanjuruhan, mampu memukau publik. Sebelumnya banyak pihak yang cukup meragukan, jika penampilan mantan kapten timnas Chad ini tidak akn sesuai dengan ekspektasi.

Diturunkan oleh caretaker pelatih Persib, Herrie Setyawan pada menit akhir babak pertama menggnatikan Tantan yang cedera. Ezechiel justru belum bisa menunjukan kemampuannya. Namun, memasuki babak kedua, pemain yang terakhir merumput di Liga Israel bersama Hapoel Tel Aviv mampu menunjukan penampilan yang menakjubkan.

Beberapa kali pergerakannya tidak mampu dibendung oleh pemain bertahan Arema, bahkan Ezechiel kerap membantu pertahana Persib dengan mengandalkan gerakan cepatnya. Sayang, meski dia bisa mencetak peluang di pertandingan pertamanya di Liga 1, pemilik nomor punggung 70 ini tidak bisa mencetak gol.

“Saya sangat puas bisa tampil di pertandingan kemarin, memang saya masih adaptasi namun dengan kekompakan dan kerja sama tim. Saya berharap pada pertandingan selanjutnya bisa lebih baik lagi,”tuturnya di Hotel Savana, Jalan Letnan Jendral sutoyo, Minggu 13 Agustus 2017.

Dia menuturkan, meski hanya tampil di setengah babak, Ezechiel mengaku sangat menikmati pertandingan ini, apalagi lawan yang dihadapi merupakan salah satu tim besar di Liga 1 dan bisa meraih hasil imbang di kandang Arema.

Selepas pertandingan di Malang, Ezechiel langsung bertolak ke Singapura untuk menyelesaikan Kitas. Pada pertandingan selanjutnya dia berjanji akan tampil lebih maskimal lagi dan berupaya bisa mencetak gol untuk Persib.

Sebelumnya saat tampil di Liga Israel, pemain kelahiran N’Djamena, Chad tersebut telah  mencetak 13 gol di tiga klub berbeda. Saat membela Maccabi Tel Aviv pada musim 2014-2015, pemain dengan tinggi 1.93 meter ini mencetak 9 gol dari 26 kali penampilan.

Sementara saat di klub Ironi Kiryat Shomna, dia mencetak 3 gol dari 11 kali penampilan. Terakhir, sebelum hijrah ke Persib, Ezechiel mencetak 1 gol ketika memperkuat salah satu klub besar Hapoel Tel Aviv dari lima pertandingan yang diikuti.

Kapten Timnas Chad

Selain itu dia pernah menjadi kapten Timnas Chad saat berlaga di Piala Afrika, dan telah mencetak lima gol dari 20 penampilan internasional bersama Timnas Afrika di Piala Afrika dan babak kualifikasi Piala Dunia.

Penampilan Ezechiel di pertandingan big match kontra Arema menuai pujian dari manajer Persib Umuh Muchtar. Bahkan dia merasa yakin jika pertandingan selanjutnya mampu mempersembahkan gol untuk Maung Bandung.

“Walau baru bergabung dia bisa cepat beradaptasi. Dia memang belum 100 persen, tetapi sudah memperlihatkan kinerjanya dengan baik. Mudah-mudahan dia sesuai dengan harapan dan bisa mengangkat tim,”katanya.

Senada dengan Umuh, Caretaker pelatih Persib, Herrie Setyawan pun memuji penampilan Ezechiel. yang dinilai bisa cepat beradpatasi dengan pemain lainnya pada pertandingan perdananya di Liga 1.

“Ezechiel memang tidak diturunkan pada setengah babak karena kelihatannya perlu adaptasi. Tetapi setelah dilihat di babak kedua dia banyak membantu tim yang selama ini Persib merasa kekurangan di lini depan,”ujarnya.***

Baca Juga

Tanpa N'Douassel, Persib Siap Hentikan Rekor Kemenangan Bhayangkara FC

BANDUNG, (PR).- Persib sedang dilanda dilema saat akan menjamu tim peringkat pertama di klasemen sementara Liga 1, Bhayangkara FC. Pertandingan ini akan dilaksanakan di Stadion Si Jalak Harupat, Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Minggu, 24 September 2017.