Titik Terang Tuntun Langkah Persib di Awal Putaran Kedua

Pemain Persib Kim Jeffrey Kurniawan/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BERKAS demi berkas cahaya terang sepertinya mulai menyinari jalan Persib Bandung di putaran kedua Liga 1. Kembalinya Purwaka Yudi dan kemenangan telak 3-1 atas PS TNI pun menjadi kilau cahaya awal yang menyinari jalan berbatu Maung Bandung menuju papan atas klasemen.

Tak berselang lama, datangnya Ezechiel N'Douassel pun me­nam­bah titik terang baru. Ia menjadi jawaban dari kebutuhan sosok striker murni haus gol yang lama dinanti bobotoh.

Ezechiel pun langsung diboyong menuju Malang bersama 20 pemain lainnya. Tentunya harapan bobotoh, debut dan gol perdana pemain asal Chad itu bisa diukir dalam laga berkelas seperti saat menghadapi Arema FC, Sabtu 12 Agustus 2017 pukul 18.30 WIB.

Meski demikian, Persib adalah salah satu klub sepak bola Tanah Air yang harus diakui punya catatan tak terlalu bagus bagi pemain bintang. Alih-alih bersinar semakin terang, tak sedikit pemain bintang yang justru meredup saat berseragam Pangeran Biru.

Dengan fanatisme bobotoh yang tak pernah surut, loyalitas dan rasa memilikilah yang selama ini terbukti menjadi modal bagi pemain untuk bisa bersinar di Persib. Kekuatan mental seperti itu juga yang akan menguatkan mereka saat didera kritikan tajam bobotoh yang hanya tak ingin Persib terpuruk.

Soal teknik, Ezechiel memang bisa memberi pelajaran pada pemain lain. Namun, soal loyalitas dan rasa memiliki, ia jelas harus belajar dari pemain yang sudah lebih lama di Persib.

Salah seorang yang bisa menjadi contoh bagi Ezechiel adalah Kim Jefrey Kurniawan. Tak jarang mendapat kritik di awal kehadirannya, rekrutan dari Pelita Bandung Raya ini telah menjelma menjadi satu dari sekian idola bobotoh.

Rasa memiliki Kim Jeffrey Kurniawan terhadap Persib tak jarang ia tunjukkan lewat matanya. Tak jarang ia terlihat berkaca-kaca saat Persib gagal meraih kemenangan baik di laga kandang maupun tandang. Tak heran jika Kim pun kini tak mau terlena dengan langkah Maung Bandung yang mulai bersinar. Ia menilai saat ini merupa­kan momen yang bagus, tetapi belum saatnya untuk tersenyum puas.

Bagi Kim Jeffrey Kurniawan, jalan Persib masih panjang dan berliku di putaran kedua, termasuk saat dijamu Arema di Malang. ”Saya senang akhirnya dapat tiga poin lagi saat menjamu PS TNI, itu awal yang bagus di putaran kedua. Namun, menurut saya itu belum apa-apa, karena waktu itu banyak pemain inti lawan yang absen,” tutur Kim Jeffrey Kurniawan.

Menurut Kim Jeffrey Kurniawan, laga tandang kontra Arema adalah ujian sebenar­nya bagi Persib di awal putaran kedua. Meskipun kini masih di papan tengah, tim Singo Edan masih merupakan lawan terkuat Persib, apalagi saat bermain di kandang mereka.

Kim Jeffrey Kurniawan menegaskan, Arema akan jauh lebih sulit ditaklukkan ketimbang PS TNI. Oleh karena itu, ia berharap semua pemain bisa bekerja lebih keras dan membuktikan bahwa Maung Bandung kali ini lebih perkasa dari Singo Edan.

Selain bertaruh gengsi, laga itu dinilai Kim Jeffrey Kurniawan sangat penting untuk mendongkrak posisi Persib. Jika menang, Persib bisa menyalip Arema dan besar peluang untuk merangsek ke papan tengah. Seperti diketahui, saat ini Arema menduduki peringkat ke-8 klasemen sementara Liga 1 dengan 26 poin sedangkan Maung Bandung masih berada di urutan ke-14 dengan 24 poin.

Oleh karena itu, kemenangan di Malang memang harga mati jika Persib ingin meroket ke papan tengah. Dengan selisih yang tipis, tiga poin di kandang Arema pun bisa mempermudah lang­kah Maung Bandung ke papan atas dalam satu atau dua laga berikutnya.***

Baca Juga

Michael Essien

Nilai Pasar Persib Tertinggi di Liga 1

KEKECEWAAN bobotoh atas hasil buruk Persib Bandung pada gelaran Liga 1 2017 sangatlah wajar. Soalnya sejak awal musim, Maung Bandung memang digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara dengan kekuatan tim yang disegani.