Daftar Pemain Afrika yang Menjadi Idola Bobotoh Persib

Trio pemain asal Afrika yang membela Persib tahun 2007/DOK. PR

AFRIKA sudah diakui dunia sebagai benua yang kaya akan talenta sepak bola. Tak jarang "mutiara hitam" dari benua itu bersinar di liga-liga elite Eropa. Sebarannya pun kini sudah merata hampir di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tidak terkecuali di Persib Bandung yang kini kedatangan striker baru asal Chad, Ezechiel N'Douassel.

Ezechiel saat ini merupakan pemain Chad pertama yang bermain di Persib. Namun, ia bukanlah satu-satunya pemain Afrika yang pernah mewarnai skuat Maung Bandung.

Sebelumnya, Maung Bandung sudah pernah dihuni oleh sejumlah pemain dari negara Afrika lain. Berikut adalah beberapa pemain Afrika yang pernah menjadi idola bobotoh.

1. Christian Bekamenga Bekamengo Aymard

Bobotoh mengenalnya dengan nama singkat Christian Bekamenga. Pemain asal Kamerun ini diboyong Maung Bandung pada musim 2007 dengan banderol sekitar Rp 1,1 miliar.

Sama seperti Ezechiel, Bekamenga pernah mengisi lini serang Persib sebagai striker bernomor punggung 9. Selama satu musim di Persib, ia mencetak 10 gol.

2. George Clement Nyeck Nyobe

Pada tahun yang sama dengan Bekamenga, Persib merekrut pemain Kamerun lain di lini belakang. Dia adalah bek tengah Nyeck Nyobe.

Kehadiran Nyeck tak hanya membuat pertahanan Persib tangguh saat itu, tetapi pemain berambut gimbal yang lahir pada 18 Maret 1983 itu pun sempat menyumbang tiga gol.

3. Ekene Michael Ikenwa

Pemain asal Nigeria ini pun berposisi sebagai striker di Persib pada 2005-2007. Selama berkostum biru, ia mencetak 13 gol dari 26 penampilannya.

Berseragam Persib sejak 2005 hingga 2007, Ekene Ikenwa merupakan salah satu penyerang subur yang pernah dimiliki Maung Bandung. Pada Liga Indonesia XI tahun 2005, Ikenwa menyumbang 13 gol dan memecahkan rekor milik Imral “Korea” Usman yang sebelumnya membukukan 10 gol pada Liga Indonesia IX tahun 2003. Namun, pencapaian Ikenwa tidak bisa melebihi 21 gol milik Sutiono Lamso pada Liga Indonesia I tahun 1994-1995.

Meski begitu, catatan Ikenwa terbilang spesial karena 13 gol tersebut dihasilkan hanya dari 5 pertandingan. Artinya, rata-rata gol per laga adalah 2,6.

Rincian seluruh golnya yaitu sekali quatrick, 2 kali hattrick, sekali mencetak 2 gol, dan sekali 1 gol. Tiga hattricknya dicetak kala Persib menang 3-1 atas Deltras Sidoarjo, menang 3-1 atas Semen Padang, dan menang 4-1 atas PSDS Deli Serdang. Semuanya terjadi pada Liga Indonesia XI tahun 2005. Bahkan saat melawan PSDS Deli Serdang, Ikenwa memborong 4 gol untuk Persib.

Banyak pengamat yang kemudian menilai Ikenwa hanya tampil apik saat bermain di kandang. Setelah dilepas Persib, ia berlabuh di Persekabpas Pasuruan.

4. Redouane Barkaoui

Pemain ini merupakan satu-satunya legiun dari benua Afrika bagian utara di Persib. Barkaoui memang pemain kelahiran Maroko, 4 April 1979.

Barkaoui bermain selama dua musim di Persib sejak 2006 dan mengemas 15 gol. Striker bernomor punggung 10 ini akan selalu dikenang bobotoh karena selalu menari jaipong sebagai selebrasinya saat mencetak gol.

5. Abanda Herman

Datang pada 2011, Abanda Herman hanya mencetak 9 gol dari 74 penampilannya bersama Maung Bandung.

Akan tetapi, catatan itu tergolong sangat menawan karena pemain asal Kamerun yang kemudian menjadi mualaf itu berposisi sebagai bek.

6. Herman Dzumafo Epandi

Musim 2012-2013, striker Kamerun lain yang didatangkan Maung Bandung adalah Herman Dzumafo.

Sayangnya, ia tampil kurang memuaskan karena hanya mencetak 6 gol dari 16 penampilannya.

7. Georges Parfait Mbida Messi

Kembali dari Kamerun, Maung Bandung merekrut Mbida Messi untuk mengisi posisi gelandang pada musim 2012-2013. Messi hanya mencetak 1 gol dalam 11 penampilannya.

Gol yang ia cetak dalam debutnya ketika Maung Bandung menjamu Persipura, 13 Januari 2013 itu telah menorehkan sejarah. Gol itu menjadi gol ke-600 Persib di kancah Liga Indonesia. Namun yang lebih penting, gol pada menit akhir itu menyelamatkan Maung Bandung dari kekalahan kandang.

8. Makan Konate

Konate boleh jadi merupakan pemain Afrika tersukses di Persib. Pemain kelahiran Mali, 10 November 1991 ini pernah merasakan dua gelar ISL 2014 dan Piala Presiden 2015 bersama Maung Bandung.

Sebagai gelandang serang, Konate berkontribusi besar terhadap dua gelar Persib itu. Ia mencetak 13 gol dari 29 penampilan, namun juga banyak berperan dalam kreasi serangan Maung Bandung yang berbuah gol lain.

9. Djibril Coulibaly

Diboyong sepaket dari Barito Putera, Coulibaly sebenarnya diharapkan bisa menjadi duet maut bagi Konate.

Akan tetapi, penampilannya yang tak memuaskan membuat ia bertahan lebih singkat. Striker asal Mali yang satu ini hanya mengemas 8 gol dari 21 laga. Jauh dari torehan Konate yang notabene gelandang.***

Baca Juga