Atep: Hentikan Kekerasan Antarsuporter

Persib vs Persija/ARMIN ABDUL JABBAR/PR
KAPTEN Persib Atep berjalan bersama bobotoh yang kecewa karena Persib hanya meraih 1 poin dari laga kandang melawan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu 22 Juli 2017.*

BANDUNG.- Kapten tim Persib Bandung, Atep mengaku prihatin dengan tindakan oknum bobotoh yang melakukan penganiayaan terhadap Ricko Andrean saat Persib menjamu Persija, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, 22 Juli 2017. Pemain asal Cianjur tersebut sangat menyayangkan perilaku tidak terpuji oknum bobotoh tersebut, terlebih yang menjadi korban adalah sesama bobotoh pendukung Persib yang juga anak yatim piatu.

“Saya berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini. Ini harus menjadi yang terakhir, jangan sampai terulang lagi. Saya sangat prihatin melihat kondisi korban, dan prihatin juga melihat prilaku oknum bobotoh,” ujarnya Rabu, 26 Juli 2017.

Sebelumnya, Atep bersama beberapa pemain lainnya seperti Kim Jeffrey Kurniawan, Wildansyah, Raphael Maitimo, Henhen Herdiana, Billy Paji Keraf, dan caretaker pelatih Persib Herrie Setyawan datang untuk menjenguk dan berdoa untuk kesembuhan Ricko, di Ruang lucas, Nomor 7, rumah sakit Santo Yusuf, Jalan cikutra, selasa, 25 Juli 2017.

Atep mengimbau kepada oknum bobotoh yang melakukan tindakan tercela tersebut untuk bertanggung jawab, dan datang secara jantan untuk menemui korban untuk meminta maaf secara langsung.

Akibat tindakan yang dilakukan oleh oknum bobotoh saat pertandingan big match kemarin, Persib pun kembali terancam sanksi oleh komisi disiplin. Bahkan Maung Bandung bisa dikenakan sanksi pertandingan tanpa penonton.

Atep mengaku prilaku yang dilakukan oleh oknum bobotoh ini sangat dikhawatirkan oleh para pemain. Para suporter dari kedua tim sudah keluar dari jalur fanatisme, sehingga sudah sangat meresahkan.

“Setiap pertandingan melawan Persija selalu seperti ini, ada korban. Mau sampai kapan lagi ini terjadi. Ini harus menjadi perhatian semua, bukan hanya tugas kepolisian saja, tetapi juga jadi tugas pemain dan juga bobotoh itu sendiri," ujarnya.

Pemilik nomor punggung 7  itu sangat berharap agar kejadian serupa tidak pernah terulang lagi. Karena menurut dia sepak bola bukan alat untuk memecah belah, melainkan alat pemersatu diantara para pendukung. ***

Baca Juga

Persib Masih Tim yang Paling Sportif

BANDUNG, (PR).- Hingga pekan ke-23 Liga 1 2017, Persib Bandung masih menjadi salah satu tim paling sportif dan disiplin yang tak pernah mendapatkan satu pun kartu merah.