Tony Sucipto, Pemain Persib Pertama Dapat Kartu Kuning

Tony Sucipto kena kartu kuning/ARMIN ABDUL JABBAR/PR

PEMAIN Persib pertama yang diganjar kartu kuning di Liga 1 adalah Tony Sucipto. Tony menerimanya saat Persib Bandung menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu, 15 April 2017 malam.

Pemain berusia 31 tahun tersebut harus mendapatkan kartu kuning di menit ke-34. Ia diganjar kartu kuning karena kedapatan melanggar penyerang Arema FC, Cristian Gonzales. Padahal, Tony Sucipto dikenal sebagai pemain yang jarang terkena kartu kuning.

Jika menilik catatan, Tony selama melakoni kompetisi Indonesian Soccer Championship 2016 hanya mendapatkan dua kartu kuning dari 34 pertandingan. Selain itu, ia juga telah melakukan pelanggaran sebanyak 24 kali. Sementara untuk dilanggar ia sudah 22 kali dikasari pemain lawan.

Selain Tony Sucipto, pemain kedua Persib yang mendapatkan kartu kuning adalah Hariono. Pemain bernomor punggung 24 tersebut mendapatkan kartu kuning di menit ke-74.

Sosok pemain berambut gondrong itu memang akrab dengan kartu kuning. Sebab, pada kompetisi ISC tahun lalu dia mengantongi lima kartu kuning. Vladimir Vujovic yang menjadi pemain Persib dengan raihan kartu kuning terbanyak dengan 7 kartu di musim lalu.

Namun, uniknya di musim lalu juga di laga perdana ISC Hariono mendapatkan kartu kuning saat Persib bertemu Sriwijaya FC. Dia mendapatkan kartu kuning di menit ke-73. Artinya, di dua musim beruntun kompetisi seperti liga ia mendapatkan kartu kuning hanya berjarak satu menit.

Di ISC 2016, kartu kuning perdana Persib diterima oleh Vla­di­mir Vujovic. Dia mendapatkan kartu kuning di menit ke-42. Dua pemain Persib lainnya adalah Rudolof Yanto Basna menit ke-66 dan Hariono pada menit ke-73.

Tony Sucipto adalah salah satu pemain yang paling sering diturunkan oleh Djadjang Nurdjaman sejak 2013. Dia sudah terlibat dalam 153 laga dan menyumbangkan 4 gol. Kesuksesan Persib menjadi juara LSI 2014 dan Piala Presiden 2015 tidak lepas dari peran Tony. Selain kesibukan di lapangan, ayah dua putri ini juga merupakan seorang pebisnis. Pria humoris ini memiliki sejumlah usaha di Bandung, terutama di bidang kuliner.***

Baca Juga

Pelatih Baru Persib Pajangan Semata?

BANDUNG, (PR).- Tuntutan agar Persib segera memiliki pelatih berlisensi A AFC menjadi magnet bagi banyak pelatih berlisensi A untuk menawarkan diri membesut Maung Bandung.